BRI juga membangun budaya integritas melalui berbagai program internal, termasuk peningkatan kesadaran kepatuhan, penguatan budaya anti-fraud, optimalisasi mekanisme Whistleblowing System (WBS), serta penegakan peraturan disiplin secara konsisten.

"Terhadap pegawai yang terbukti melakukan fraud, pelanggaran etika, maupun tindak pidana yang merugikan perusahaan, BRI menerapkan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk sanksi disiplin hingga pemutusan hubungan kerja, serta pelaporan ke aparat penegak hukum apabila memenuhi unsur pidana," imbuh Dhanny.

BRI meyakini bahwa tata kelola perusahaan yang kuat merupakan prasyarat utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

>>> DJI Mic Mini Bundle Turun Harga Jadi Rp700 Ribuan, Rekaman Audio HP Makin Jernih

"Sejalan dengan arah penguatan tata kelola yang diusung Danantara, BRI berkomitmen terus memperkuat budaya integritas, akuntabilitas, dan transparansi sebagai fondasi utama dalam menciptakan perusahaan yang semakin profesional, berdaya saing, serta dipercaya masyarakat," pungkas Dhanny.