Lari Jadi Gaya Hidup, Busana Syar'i Tak Halangi Perempuan Aktif Berolahraga
Lari tidak lagi sekadar olahraga, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Semua kalangan, dari anak muda hingga orang tua, kini menjadikan lari sebagai cara menjaga kesehatan dan membangun relasi sosial.
>>> Promo Alfamart 2 Juli 2026: Minyak 2 Liter Rp43.900, Indomie 5 Bungkus Rp14.600
Tren ini menunjukkan olahraga lari semakin inklusif. Tidak ada batasan usia, profesi, maupun cara berpakaian untuk bisa menikmati manfaatnya.
Termasuk bagi perempuan yang mengenakan busana syar'i. Mereka tetap bisa berlari dengan nyaman dan menyenangkan.
Semangat itu terlihat dalam gelaran Running Fest di Masjid Al Ikhlas PIK. Acara ini menyediakan ruang bagi seluruh perempuan untuk berolahraga bersama, termasuk yang mengenakan pakaian syar'i.
Lisa, pelari hijab asal Ciledug, menilai kegiatan seperti Running Fest membuktikan bahwa lari bisa dinikmati siapa saja. "Menurut aku sih ini bagus banget ya kak.
Karena lari itu bukan hanya untuk beberapa kalangan tertentu. Yang syari-syari itu bisa ikutan," ujarnya.
Menurutnya, masih ada anggapan bahwa pakaian tertutup saat olahraga membuat tubuh lebih panas. Padahal, kenyamanan berlari ditentukan oleh pemilihan bahan, bukan model pakaian.
"Kalau lari kan sebenarnya nggak panas ya. Syari itu bukan tentang panas tidaknya sih," katanya.
Kunci utama berlari nyaman dengan pakaian syar'i adalah memilih material ringan dan menyerap keringat. Lisa memilih pakaian berbahan jersey atau bahan olahraga khusus untuk aktivitas fisik.
>>> Peralatan Dapur Pintar Bantu Masak Praktis di Tengah Kesibukan
"Untuk kainnya sendiri ada khusus nggak? Aku pakai yang jersey atau bisa yang pakai irisan gitu boleh," tuturnya.
Begitu pula untuk hijab. Saat ini sudah banyak pilihan hijab olahraga yang nyaman, dari bahan jersey hingga hijab khusus sport.
"Kerudungnya pakai yang khusus jersey atau yang running sport juga boleh," ucapnya.
Bahan yang menyerap keringat membantu tubuh tetap sejuk dan memudahkan pelari menjaga ritme hingga finis. "Jersey itu lebih dingin kalau aku ya.
Tapi jerseynya jersey yang ini juga yang memang nyerap juga," jelasnya.
Fenomena ini menunjukkan perkembangan gaya hidup sehat di Indonesia semakin inklusif.
Komunitas lari kini menjadi ruang bersama yang terbuka bagi siapa saja yang ingin bergerak dan hidup lebih sehat.
>>> 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
Hal senada dirasakan peserta nonmuslim, Joanne Susanti. Menurutnya, Running Fest menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Update Terbaru
Baca Lookism Chapter 614 Bahasa Indonesia, Pembahasan dan Preview Chapter 615
Kamis / 02-07-2026, 23:05 WIB
SIG Pasok Beton untuk Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Capai 28 Ribu Meter Kubik
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Pasar Karbon RI Siap Terhubung ke Global, Potensi Rp5 Triliun Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Bocoran Gambar Galaxy Watch Ultra 2: Kaca Safir dan Ketahanan 10 ATM
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Petinju Legendaris Bereaksi atas Masalah Keuangan Floyd Mayweather
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Karyawan Toko Laporkan Tanda Bahaya Sebelum Penangkapan Kasus Pengabaian Anak di Ohio
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Penambahan Tenaga Kerja AS Melambat, Hanya 57.000 Pekerjaan pada Juni
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Chicago Pecahkan Rekor Suhu Minimum, Badai Petir Mengancam Akhir Pekan
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Aktris Lisa Faulkner Umumkan Diagnosis Kanker Payudara Stadium Awal
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Futures TSX Naik Didorong Kenaikan Emas dan Data Tenaga Kerja AS Melemah
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Lorenzo Sonego Kalahkan Gabriel Diallo di Laga Marathon Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Prediksi Portugal vs Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Ilmuwan Missouri Ciptakan Entitas Buatan SpudCell dengan 36 Gen
Kamis / 02-07-2026, 22:27 WIB
New York Times Connections Puzzle 1116: Kata dan Tema Harian
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB






