Persib Bandung tetap bergerak di bursa transfer meski tengah terkena sanksi larangan registrasi pemain dari FIFA.

Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi merekrut bek asal Prancis, Gabriel Mutombo Kupa, untuk menghadapi musim 2026/2027.

>>> Tuchel Akui Adaptasi Ketinggian Mustahil dalam 4 Hari Jelang Lawan Meksiko

FIFA memberlakukan transfer ban kepada Persib sejak 29 Mei 2026 akibat sengketa kontrak dengan mantan pemain Daisuke Sato.

Namun, manajemen Persib memastikan sanksi tersebut tidak menghalangi proses negosiasi dan penandatanganan kontrak dengan pemain baru.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa larangan FIFA hanya berlaku untuk pendaftaran pemain ke sistem kompetisi.

"Yang belum bisa dilakukan adalah mendaftarkan pemain ke dalam sistem. Namun, ban itu tidak menghalangi Persib untuk melakukan negosiasi ataupun menandatangani kontrak dengan pemain," kata Adhitia.

Pendaftaran pemain untuk musim baru baru akan dibuka pada Juli 2026. Persib optimistis dapat menyelesaikan permasalahan dengan Daisuke Sato sebelum jendela pendaftaran dibuka.

"Sistem pendaftaran pemain sendiri baru dibuka pada bulan Juli.

>>> Siswa SMP di Lumajang Tewas Diduga Dianiaya Teman Sekelas

Jadi, meskipun kasus ini diselesaikan lebih cepat, tidak akan berdampak pada sistem karena memang sistemnya belum dibuka," ujar Adhitia.

Ia menambahkan bahwa sistem bersifat real-time. Begitu persoalan administrasi selesai dan surat diproses, akses sistem akan langsung terbuka.

Persib saat ini tetap berburu pemain sambil menyelesaikan kasus Sato. Dengan begitu, saat sanksi dicabut, klub sudah memiliki pemain yang siap didaftarkan.

Adhitia meyakinkan Bobotoh bahwa sanksi FIFA tidak mengganggu persiapan tim. "Yang ingin kami yakinkan kepada Bobotoh adalah tidak perlu khawatir.

Persib sudah bekerja dan apa pun yang kami siapkan untuk musim depan tidak akan terganggu oleh transfer ban tersebut.

>>> Wamendagri Dorong Daerah Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Ketahanan Pangan

Itu kami jamin," tegasnya.