Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi timnya jelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Meksiko.

Laga tersebut akan digelar di Stadion Azteca pada 5 Juli mendatang.

>>> Siswa SMP di Lumajang Tewas Diduga Dianiaya Teman Sekelas

Stadion yang terletak di ketinggian sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut itu dinilai memberikan keuntungan besar bagi Meksiko.

Tuchel menegaskan bahwa adaptasi terhadap kondisi geografis tersebut tidak bisa dilakukan secara instan. "Tidak ada cara bagi kami untuk beradaptasi dengan ketinggian dalam waktu sesingkat ini.

Secara fisik, itu mustahil dalam tiga atau empat hari," ujarnya dalam konferensi pers usai kemenangan atas RD Kongo, dikutip dari TycSport.

Kondisi ketinggian ekstrem berpotensi menurunkan stamina dan performa pemain Inggris yang tidak terbiasa bermain di dataran tinggi.

Meski Inggris telah berlatih di Florida untuk menghadapi suhu panas, Tuchel menekankan bahwa faktor ketinggian adalah persoalan berbeda.

>>> Wamendagri Dorong Daerah Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Ketahanan Pangan

"Ini akan menjadi kerugian besar bagi kami, tetapi kami siap menghadapi tantangan. Pasti akan ada banyak rintangan," kata pelatih asal Jerman tersebut.

Di tengah tantangan tersebut, Tuchel tetap menantikan duel melawan Meksiko dengan antusias. "Ini mungkin salah satu pertandingan paling indah dan menarik, bermain melawan Meksiko di Azteca," ucapnya.

Pertandingan ini menjadi perebutan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026. Meksiko sebelumnya melaju setelah menang 2-0 atas Ekuador.

Laga ini juga memiliki nilai historis bagi Inggris.

>>> Pilot Penabrak Gedung Tertinggi China Alami Gangguan Kecemasan

Terakhir kali mereka bermain di Stadion Azteca dalam ajang Piala Dunia adalah pada 1986, saat kalah 1-2 dari Argentina melalui dua gol legendaris Diego Maradona.