Haitong Futures menilai pembukaan kembali Selat Hormuz dan mengalirnya pasokan minyak mentah memicu persaingan pangsa pasar yang semakin ketat sehingga terus menekan harga minyak.

Pasar juga mulai memperkirakan akan terjadi kelebihan pasokan.

Tekanan terhadap harga minyak turut diperkuat oleh rencana negara-negara produsen OPEC+ yang diperkirakan kembali menyetujui kenaikan target produksi mulai Agustus dalam pertemuan akhir pekan ini.

Sementara itu, data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 3,8 juta barel menjadi 408,4 juta barel pada pekan lalu, level terendah sejak September 2018.

>>> Shopee Luncurkan Belanja Instant 1 Jam Tiba untuk Kebutuhan Harian

Namun, penurunan tersebut masih lebih kecil dibandingkan ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan mencapai 4,5 juta barel.