Madonna menyuarakan kritiknya terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri musik. Menurutnya, AI justru bertentangan dengan esensi seni.

Penyanyi berusia 67 tahun itu mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan Vogue Italia menjelang perilisan album terbarunya, Confessions II.

>>> Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli

Ia menilai situasi industri musik saat ini diperparah dengan fokus pada jumlah pengikut di media sosial, posisi tangga lagu, dan angka streaming.

Hal itu dinilai menggeser perhatian dari kualitas karya.

Algoritma dan AI Lawan Keberanian Bereksperimen

Madonna mengatakan bahwa algoritma dan AI mengurangi keberanian untuk mengambil risiko. Padahal, keberanian bereksperimen merupakan inti dari proses berkesenian.

"Algoritma dan kecerdasan buatan adalah kebalikan dari keberanian mengambil risiko, dan bagi saya, itu berarti kebalikan dari menciptakan seni," ujar Madonna seperti diberitakan Variety pada Minggu (28/6).

>>> Angelina Jolie Akui Tak Pernah Berkencan Sejak Pisah dari Brad Pitt

Ia juga mengaku sengaja menjauh dari teknologi dan media sosial saat mencari inspirasi.

"Anda membutuhkan ketenangan, dan hari-hari ketika Anda hanya terhubung dengan alam, anak-anak saya, dan kuda-kuda saya," jelasnya.

Ini bukan pertama kalinya Madonna menyuarakan pandangannya terhadap teknologi.

>>> Jadwal dan Harga Tiket Presale Guns N' Roses Jakarta 2026

Dalam pemutaran perdana film Confessions II - The Film, ia mengajak penggemar untuk menyimpan ponsel dan benar-benar terhubung satu sama lain.