Timnas AS Hadapi Bosnia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
"Tidak ada yang memberi selamat kepada kami karena finis pertama di grup yang sangat sulit. Itu sedikit menyedihkan.
Saya perlu mengingatkan Anda dan semua orang bahwa kami memenangkan grup," tambahnya.
>>> Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen, Tekankan Integritas dan Tata Kelola Fiskal
Pochettino kemudian meminta maaf atas pernyataannya.
Ia menekankan bahwa menciptakan budaya yang tangguh dan kolaboratif adalah pendorong utama di balik permainan fluid dan sistem pressing tinggi tim.
Konsep ini sebelumnya diterapkan saat ia melatih Tottenham Hotspur, termasuk kerangka kerja tentang postur, gerakan, fokus, dan dialog internal untuk membantu pemain menghadapi lingkungan kompetitif bertekanan tinggi.
Dukungan penggemar juga menjadi bagian penting. "Saat Anda mendapat dukungan penggemar, itu meregenerasi energi pemain sepak bola di lapangan.
Sebaliknya, jika atmosfer melawan Anda, energi akan terkuras," ujar Pochettino.
Perubahan ini menggeser dinamika internal, memberi kesempatan pemain non-reguler untuk masuk ke starting lineup. Pochettino menekankan bahwa membangun budaya jangka panjang membutuhkan kerja keras dan bertahap.
"Ini kerja keras dan lambat, seperti yang banyak orang katakan, kerja semut, langkah kecil, langkah kecil," katanya setahun lalu.
Peningkatan kedalaman skuad dan persaingan internal disambut positif oleh pemain senior. Gelandang Tyler Adams mengatakan bahwa budaya meningkat melalui kemenangan dan persaingan.
"Budaya meningkat melalui kemenangan, budaya meningkat melalui persaingan.
Membawa pemain yang sebelumnya tidak masuk dan bersaing untuk memastikan tidak ada yang nyaman adalah sesuatu yang harus kami pelajari.
Ada tingkat rasa hormat untuk setiap orang yang datang, dan semua orang merasa diikutsertakan. Itu penting," kata Adams.
Modifikasi taktik langsung berdampak pada produktivitas di depan gawang pada fase awal turnamen. "Strategi Anda bisa brilian.
>>> Cara Membuat Nether Portal di Minecraft Java dan Bedrock Edition
Tapi jika tidak memiliki energi, komitmen, kepercayaan, keyakinan, semua nilai yang benar-benar penting, mustahil bermain baik," pungkas Pochettino.
Update Terbaru
In-N-Out Burger Buka Enam Gerai Baru di Lima Negara Bagian
Kamis / 02-07-2026, 11:07 WIB
Proyek Anime ZAN Karya Yoshitaka Amano Umumkan Staf Berpengalaman Mecha
Kamis / 02-07-2026, 11:06 WIB
Netflix Rilis Docuseries True Crime 'Worst Neighbor Ever'
Kamis / 02-07-2026, 11:05 WIB
Swiss Hadapi Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 11:05 WIB
Kostum Era 1990-an untuk Prequel Legally Blonde Dikembangkan
Kamis / 02-07-2026, 11:01 WIB
Francis Huster Bela Zidane soal Sundulan di Final Piala Dunia 2006
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Timnas AS Kalahkan Bosnia 2-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Daftar 10 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Rupiah Lesu ke Rp17.977 per Dolar AS Pagi Ini
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Kemenperin Minta Kepastian Insentif EV untuk Industri dan Konsumen
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Desainer Kostum Ungkap Rahasia Lemari Pakaian Prequel Legally Blonde
Kamis / 02-07-2026, 10:57 WIB
Wardah Raih Cannes Lion Pertama Lewat Hear in Hijab 2026
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB
Claude Fable 5 Kembali Aktif, Anthropic Buka Akses Global
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB
Apa Itu Panda Parenting? Pola Asuh Santai yang Bikin Anak Mandiri
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB






