Tren smart home di Indonesia mendorong perubahan kebutuhan keamanan rumah. Kunci konvensional mulai ditinggalkan dan beralih ke digital door lock yang lebih praktis dan aman.

Kunci mekanis memiliki keterbatasan seperti risiko duplikasi tanpa sepengetahuan pemilik, tidak ada riwayat akses, dan biaya penggantian saat kunci hilang.

>>> Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass: Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Hal ini membuat teknologi biometrik semakin diminati.

PT Datascrip resmi meluncurkan dua produk digital door lock terbaru, yaitu Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1.

Keduanya mendukung ekosistem smart living di Indonesia.

Secure Eazy Lock E1: Fingerprint, Password, hingga Kartu Akses

Secure Eazy Lock E1 mengusung sensor sidik jari dengan respons kurang dari 0,5 detik. Perangkat ini mendukung empat metode akses: fingerprint, password, kartu akses, dan kunci manual.

Sistemnya mampu menyimpan hingga 100 sidik jari, 100 kartu akses, dan 100 password. Cocok digunakan di rumah atau kantor dengan banyak pengguna.

>>> Biwin Luncurkan SSD M560 PCIe 5.0 dengan Kecepatan Baca 11.000 MB/s

Dari sisi keamanan, Secure Eazy Lock E1 dilengkapi alarm otomatis yang aktif setelah tiga kali percobaan akses gagal.

Business Unit Director PT Datascrip, Bobby Ivan, mengatakan perubahan gaya hidup masyarakat membuat kebutuhan keamanan rumah ikut berkembang.

"Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap keamanan hunian terus berkembang seiring perubahan gaya hidup yang semakin dinamis," ujarnya.

Ia menambahkan, keamanan rumah kini tidak hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan terintegrasi.

"Melalui Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1, kami ingin menghadirkan inovasi yang relevan sekaligus memperkuat standar baru smart home di Indonesia," katanya.

>>> Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web, Rantai Pasok Apple Terancam

Produk keamanan ini sudah tersedia di berbagai platform daring dengan garansi resmi tiga tahun.