Bobot sepatu juga penting: semakin ringan semakin baik untuk kecepatan, namun jangan mengorbankan bantalan untuk lari jarak jauh.

4. Ukuran dan Fitting yang Benar

Jangan membeli sepatu lari online tanpa mencobanya terlebih dahulu.

Ukuran sepatu lari biasanya setengah hingga satu ukuran lebih besar dari sepatu sehari-hari, dengan ruang sekitar 1 cm di ujung jempol.

Cobalah sepatu di sore atau malam hari karena kaki cenderung membengkak. Pakai kaos kaki lari yang biasa digunakan dan berlari kecil di toko untuk merasakan kenyamanan.

5. Budget, Brand, dan Perawatan

Harga sepatu lari berkisar Rp800.000 hingga Rp3.500.000. Brand terpercaya seperti Nike, Adidas, Asics, Brooks, Saucony, New Balance, dan Hoka biasanya memberikan nilai sepadan.

Ganti sepatu setiap 500-800 km atau saat bantalan mulai kempes. Catat jarak lari menggunakan aplikasi seperti Strava atau Garmin untuk memantau pemakaian.

Memilih sepatu lari bukan hanya soal tampilan, melainkan investasi kesehatan dan performa. Mulailah dengan mengenal kaki, tentukan tujuan lari, lalu coba beberapa model di toko khusus.

>>> Promo Spesial BRI: Liburan dan Back to School Lebih Hemat

Sepatu yang tepat akan membuat lari lebih nyaman dan aman. Dengan panduan ini, pelari pemula dapat menghindari kesalahan umum dan menikmati setiap langkah.