Langkah nyata tersebut dapat dimulai dari mengalokasikan dana darurat, menyusun skala prioritas, hingga memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan tujuan hidup jangka panjang.

Menurutnya, literasi keuangan adalah jangkar penting agar generasi muda tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang merugikan.

Pegadaian secara konsisten memperluas jangkauan edukasi dan inklusi keuangan melalui inovasi digital. Kolaborasi dengan Universitas Andalas ini menjadi bukti nyata bagaimana literasi dapat diintegrasikan langsung dengan aksi digital.

Antusiasme peserta yang didominasi oleh calon wisudawan dan wisudawati terlihat sangat masif.

Sepanjang acara, lebih dari 1.000 peserta melakukan pengunduhan aplikasi Tring dan langsung membuka akun Tabungan Emas Pegadaian.

Langkah ini menjadi modal awal bagi para lulusan baru untuk memulai investasi pertama mereka sebelum memasuki dunia profesional.

>>> Happy Salma Menangis Dengar Vonis 10 Tahun untuk Nadiem Makarim

Melalui program ini, Pegadaian berharap dapat terus menginspirasi dan mencetak generasi emas Indonesia yang tidak hanya adaptif secara teknologi, tetapi juga matang secara finansial, sehingga siap berkontribusi aktif dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.