Pertamina Perkuat Distribusi Energi hingga ke Pelosok Negeri
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat jaringan distribusi energi di seluruh Indonesia. Upaya ini didukung rantai pasok terintegrasi dari produksi hingga distribusi.
Sepanjang 2025, Subholding Downstream Pertamina menyalurkan 18,23 juta kiloliter Solar Subsidi, 28,06 juta kiloliter Pertalite, 507,94 ribu kiloliter minyak tanah, dan 8,52 juta metrik ton LPG Tabung 3 Kg.
>>> IHSG Anjlok 2,42 Persen ke 5.679 pada Sesi I Siang Ini
Penyaluran tersebut memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dan mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Infrastruktur Distribusi yang Luas
Hingga akhir 2025, Pertamina mengoperasikan 15.380 titik penyaluran BBM dan 273.388 pangkalan LPG di 38 provinsi.
Jaringan ini menjadi tulang punggung distribusi energi nasional.
Untuk memperluas akses di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), Pertamina membangun 588 lembaga penyalur BBM Satu Harga sejak 2017 hingga 2025.
Program ini memastikan harga BBM setara di seluruh Indonesia.
Selain itu, terdapat 6.703 Pertashop yang melayani masyarakat di wilayah yang belum terjangkau SPBU.
Dalam penyaluran LPG bersubsidi, Program One Village One Outlet (OVOO) telah menjangkau 70.451 desa atau 96,3 persen wilayah Indonesia.
>>> Masyarakat Enggan Terima Petugas Sensus, Padahal Jadi Kunci Buka Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia
Kelancaran distribusi juga didukung 481 armada kapal pada 2025, terdiri dari 110 kapal tanker, 1 unit Floating Storage Offloading (FSO), dan 370 marine support vessel.
Armada ini menghubungkan distribusi energi antarpulau.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa ketahanan energi tidak hanya soal kecukupan pasokan, tetapi juga kemampuan menjangkau seluruh pelosok negeri.
"Sebagai BUMN energi, Pertamina mengemban amanah memastikan akses energi di mana pun masyarakat berada.
Kami terus memperkuat jaringan distribusi dan infrastruktur agar BBM dan LPG menjangkau seluruh Indonesia, termasuk daerah 3T," ujar Baron.
Ia menambahkan, di balik setiap liter BBM dan tabung LPG terdapat sistem logistik terintegrasi dari produksi hingga distribusi.
>>> Rocky Gerung Sebut Tiyo Ardianto Bodoh karena Jadikan Prabowo 'Kucing'
"Melalui sinergi seluruh lini bisnis, kami memperkuat infrastruktur, memperluas jangkauan BBM Satu Harga, Pertashop, dan jaringan pangkalan LPG agar akses energi semakin mudah, merata, dan andal," pungkasnya.
Update Terbaru
Prancis Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026 Usai Bantai Swedia 3-0
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
VW ID. Tiguan Bukan Sekadar Facelift ID.4, Ini Bedanya
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Masalah Keuangan, VW Didorong Jual Ducati Saat Gacor di MotoGP
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Daftar 6 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Fakta-Fakta Vonis Kasus Laptop Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
IHSG Diramal Merah di Awal Juli, Analis Beri Rekomendasi Saham
Rabu / 01-07-2026, 06:24 WIB
Toy Story 5 Diproyeksi Jadi Film Toy Story Terlaris
Rabu / 01-07-2026, 06:24 WIB
Sennheiser Luncurkan Earbud Clip-On Pertama dengan Driver 12mm dan LDAC
Rabu / 01-07-2026, 06:07 WIB
Yoon Eun Hye 'Coffee Prince' Ungkap Rahasia Diet, Tubuh Kencang di Usia 41
Rabu / 01-07-2026, 06:07 WIB
ESA Sebut Server Minecraft Pribadi Ilegal, Upaya Stop Killing Games Kembali Gagal
Rabu / 01-07-2026, 06:05 WIB
ESA Sebut Server Minecraft Pribadi Ilegal, RUU Stop Killing Games Gagal di California
Rabu / 01-07-2026, 06:05 WIB
Moral Ambiguity dalam Grave Seasons: Tidak Ada Jawaban Benar dalam Plot Pembunuhan Supernatural
Rabu / 01-07-2026, 06:00 WIB
Moral Ambiguity dalam Grave Seasons: Tidak Ada Jawaban Benar di Plot Pembunuhan Supernatural
Rabu / 01-07-2026, 06:00 WIB
Ecuador Adukan Gangguan Suporter Meksiko ke FIFA
Rabu / 01-07-2026, 06:00 WIB






