Satgas PASTI: Penipuan Drama China Masuk Penyelidikan
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengonfirmasi bahwa modus penipuan online melalui streaming drama China telah memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut.
Sekretariat Satgas PASTI Hudiyanto menyatakan penipuan jenis baru ini sudah diselidiki di salah satu kepolisian daerah (Polda). Namun, ia tidak merinci Polda yang dimaksud.
>>> 5 Kesalahan Orang Tua Saat Anak Menangis, Jangan Dibiasakan Ya!
"Kami mengungkap itu (modus penipuan online lewat streaming drama China) sudah penyelidikan di salah satu Polda yang ada di daerah," ujar Hudiyanto dalam Journalist Class Angkatan 12 di Tangerang Selatan, Senin (29/6).
Hudiyanto menambahkan bahwa jumlah korban dan total kerugian masih dalam tahap penghitungan.
Modus dan Data Terbaru
Sebelumnya, OJK mengungkap modus penipuan ini menyusul tingginya laporan aktivitas keuangan ilegal. Sepanjang 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono menyebut pelaku menyusup lewat situs streaming drama China.
Berdasarkan data Satgas PASTI per Mei 2026, terdapat lima modus penipuan digital baru yang perlu diwaspadai.
Pertama, tugas menonton film di mana korban dijanjikan komisi setelah menonton drama China atau membeli hak cipta film fiktif.
>>> Pembalap Bantul Terinjak di Rodeo New York, Video Syok Beredar
Kedua, impersonasi lowongan kerja dengan mencatut identitas pihak lain.
Ketiga, deposit e-commerce di platform belanja palsu. Keempat, investasi saham IPO palsu dari pihak asing.
Kelima, copy trading kripto bodong dengan kedok menyalin strategi perdagangan ahli.
Menanggapi maraknya kasus, OJK bersama Satgas PASTI melakukan pemblokiran massal terhadap situs dan aplikasi merugikan.
OJK juga menjatuhkan sanksi administratif kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang melanggar aturan perlindungan konsumen, berupa 48 peringatan tertulis, 5 instruksi tertulis, dan 17 sanksi denda.
>>> Presiden Korsel Ikut Kritik, Pelatih Hong Myung-bo Resmi Mundur
Hingga pertengahan Mei, Satgas PASTI telah menghentikan operasional 951 entitas pinjaman online ilegal, 8 penawaran investasi ilegal, dan 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya.
Update Terbaru
Sennheiser Luncurkan Earbud Clip-On Pertama dengan Driver 12mm dan LDAC
Rabu / 01-07-2026, 06:07 WIB
Yoon Eun Hye 'Coffee Prince' Ungkap Rahasia Diet, Tubuh Kencang di Usia 41
Rabu / 01-07-2026, 06:07 WIB
ESA Sebut Server Minecraft Pribadi Ilegal, Upaya Stop Killing Games Kembali Gagal
Rabu / 01-07-2026, 06:05 WIB
ESA Sebut Server Minecraft Pribadi Ilegal, RUU Stop Killing Games Gagal di California
Rabu / 01-07-2026, 06:05 WIB
Moral Ambiguity dalam Grave Seasons: Tidak Ada Jawaban Benar dalam Plot Pembunuhan Supernatural
Rabu / 01-07-2026, 06:00 WIB
Moral Ambiguity dalam Grave Seasons: Tidak Ada Jawaban Benar di Plot Pembunuhan Supernatural
Rabu / 01-07-2026, 06:00 WIB
Ecuador Adukan Gangguan Suporter Meksiko ke FIFA
Rabu / 01-07-2026, 06:00 WIB
Seoul Rilis Webtoon Promosikan Program Dukungan untuk Pemuda Terisolasi
Rabu / 01-07-2026, 05:57 WIB
Seoul Rilis Webtoon Promosikan Program Dukungan untuk Pemuda Terisolasi
Rabu / 01-07-2026, 05:57 WIB
Penulis Ichiha Hiiragi dan Artis mimita Luncurkan Manga Baru pada 15 Juli
Rabu / 01-07-2026, 05:57 WIB
Ecuador Resmi Adukan Gangguan Suporter Meksiko ke FIFA
Rabu / 01-07-2026, 05:56 WIB
Ester Exposito Seimbangkan Karier dan Sorotan Publik Jelang Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 05:56 WIB
Ester Exposito Jalani Jadwal Padat di Tengah Rencana Hadiri Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 05:56 WIB
Napoli Bantah Minat pada Adrien Rabiot dari AC Milan
Rabu / 01-07-2026, 05:56 WIB






