Gus Hilmy Minta Program Latihan Militer Koperasi Merah Putih Dihentikan
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Hilmy Muhammad, mengkritik keras meninggalnya lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Mereka tewas saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
>>> ReforMiner: Harga LNG Bisa Ditekan ke US$9/MMBtu Lewat Subsidi Silang
Tokoh yang akrab disapa Gus Hilmy itu menilai peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang harus diusut secara menyeluruh.
Ia meminta pemerintah menghentikan sementara program pelatihan bergaya militer bagi warga sipil hingga investigasi selesai dilakukan.
"Tolong hentikan dulu programnya dan lakukan investigasi.
Kematian kelima orang itu sangat tidak masuk akal dan tak bisa dibenarkan dengan dalih pembinaan karakter apa pun," kata Gus Hilmy di Yogyakarta, Ahad (28/6/2026).
Menurutnya, kematian itu merupakan kelalaian fatal dan kesalahan sistem rekrutmen yang menumbalkan nyawa manusia.
Materi Latihan Tidak Sesuai
Cucu pendiri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum ini menilai materi latihan yang diberikan tidak selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan seorang manajer koperasi.
Menurutnya, pengelola koperasi seharusnya dibekali kemampuan di bidang manajemen, tata niaga, literasi keuangan, kepemimpinan, dan pemecahan masalah, bukan pelatihan fisik bergaya militer.
"Logikanya sederhana, kalau urusannya soal jualan dan memajukan unit usaha koperasi, mestinya yang dicari dan dilatih adalah mereka yang ahli manajemen atau ahli jualan," ujarnya.
>>> Vivo X Fold 6 Kini Tersedia di Giztop Mulai $1499
Ia menegaskan calon manajer disiapkan untuk memimpin tim di koperasi, bukan untuk memanggul senjata di garis depan.
Selain meminta evaluasi terhadap metode pelatihan, Gus Hilmy mempertanyakan proses seleksi kesehatan para peserta sebelum mengikuti latihan fisik.
Update Terbaru
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Dallas Jadi Tuan Rumah Konvensi Midterm Pertama Partai Republik pada September
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Trump Umumkan Konvensi Nasional Partai Republik Pertama di Tengah Periode
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Blake Griffin Ungkap Psikolog Olahraga Khianati Kepercayaannya
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Travis Kelce Terlihat Lari Pagi Jelang Pernikahan dengan Taylor Swift
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Polisi West Fargo Peringatkan Warga soal Penipuan Pintu ke Pintu Pasca Badai
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Bintang 'Young and the Restless' Colleen Zenk Ditangkap karena DUI
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Pria Bernama 'Santa Claus' Ditangkap karena Diduga Hendak Bertemu Remaja untuk Berhubungan Seks
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Mantan Bintang 'Bachelorette' DeAnna Pappas Menang Gugatan Uang dari Mantan Suami
Rabu / 01-07-2026, 07:36 WIB
Amad Diallo Sebut Piala Dunia 2026 Jadi Pelajaran Berharga bagi Pantai Gading
Rabu / 01-07-2026, 07:35 WIB
Kisah Orlando Gill: Dari Penjual Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:35 WIB






