Pupuk Indonesia Ekspor 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Pasar Global
PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai memperluas pasar ekspor dengan mengirimkan 47.250 ton urea ke Australia.
Pengiriman ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan rantai pasok pupuk di kawasan Indo-Pasifik.
>>> Museum di Prancis Kelabakan usai 'Buah Pisang' Dicuri dari Instalasi
Ekspor tersebut ditandai dengan tibanya kapal MV Medi Luna di Pelabuhan Brisbane, Queensland. Pengiriman ini merupakan implementasi kerja sama ekspor pupuk Indonesia-Australia melalui skema Government-to-Government (G-to-G).
Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan transformasi yang dilakukan Pupuk Indonesia telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan.
"Transformasi Pupuk Indonesia sudah menunjukkan hasil.
Tidak hanya kuat memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga sudah mampu menjadi pemain ekspor yang diperhitungkan di pasar global," ujarnya.
Saat ini, Pupuk Indonesia memiliki kapasitas produksi pupuk mencapai 14,8 juta ton per tahun. Target produksi urea pada 2026 ditetapkan sebesar 7,8 juta ton.
Perusahaan juga memastikan pasokan pupuk untuk kebutuhan domestik tetap terjaga. Hingga 22 Juni 2026, stok pupuk bersubsidi tercatat mencapai 1,23 juta ton.
>>> KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut karena Sakit Pencernaan
Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi telah mencapai 4,61 juta ton, meningkat 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ekspor urea ke Australia merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk memperkuat kerja sama di sektor pangan dan pertanian.
Dengan kebutuhan urea Australia yang mencapai sekitar 3,7 juta ton per tahun, Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi mitra strategis.
Pengiriman perdana dilakukan menggunakan kapal MV Medi Luna dari Dermaga BSL PT Pupuk Kalimantan Timur di Bontang pada pertengahan Mei 2026.
Sepanjang tahun ini, realisasi ekspor ke Australia akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai total 250.000 ton.
>>> Bill Gates Ungkap Epstein Ingin Memerasnya, Bantah Berhubungan dengan Gadis di Bawah Umur
Langkah ini memperkuat posisi Pupuk Indonesia sebagai perusahaan pupuk nasional yang mampu bersaing di tingkat global.
Update Terbaru
Tugas Gold Lane di Mobile Legends: Peran Wajib Dikuasai
Rabu / 01-07-2026, 10:14 WIB
YouTuber Kim Se Ui Ditahan di Sel Isolasi Usai Sebar Bukti Palsu Kencan Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron
Rabu / 01-07-2026, 10:14 WIB
Ramalan Zodiak 1 Juli: Cancer Jangan Tergesa-gesa, Leo Tetap Waspada
Rabu / 01-07-2026, 10:14 WIB
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun pada 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga Terbarunya
Rabu / 01-07-2026, 10:14 WIB
Mbappe Cetak Brace, Samai Rekor Gol Messi saat Prancis Libas Swedia
Rabu / 01-07-2026, 10:11 WIB
Apakah Samsung Galaxy A57 5G Cepat Panas dan Lag? Ini Jawabannya
Rabu / 01-07-2026, 10:10 WIB
Solar dengan Kandungan Sawit 50 Persen Resmi Diberlakukan
Rabu / 01-07-2026, 10:10 WIB
17 Ribu Platform Belum Lapor PP Tunas, Akun-akun Terancam Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 10:10 WIB
Hasil Piala Dunia Hari Ini: Prancis Singkirkan Swedia, Haaland Antar Norwegia ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 10:08 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:07 WIB
Veteran Baldur's Gate 2 Tolak Tawaran Garap Baldur's Gate 4
Rabu / 01-07-2026, 10:00 WIB
Keyboard Edisi Ghost in the Shell dari IQUNIX, Perpaduan Estetika Cyberpunk dan Performa Gaming
Rabu / 01-07-2026, 10:00 WIB






