Anita Tanjung Harap SMA CT ARSA Sukoharjo Perkuat Riset Usai Peringkat 22 Nasional
Founder CT Arsa Foundation Anita Ratnasari Tanjung buka suara terkait prestasi SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo yang pada tahun 2026 berhasil menduduki peringkat 22 nasional berdasarkan UTBK-SNBT.
Peringkat tersebut diraih dari total 23 ribu SMA dan MA di seluruh Indonesia. Anita berharap lompatan ini tidak membuat sekolah cepat puas.
>>> DJKI Musnahkan 567 Barang Bukti Pelanggaran Merek Lacoste, Nilai Capai Rp940 Juta
Ia ingin prestasi itu bisa membuat SMA yang dibinanya semakin bersinar di masa depan. Untuk mewujudkannya, Anita berharap SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo bisa memperkuat riset mereka.
"Kita berharap ini bisa melecut semangat untuk meningkatkan kembali prestasi nasional. Kita juga berharap organisasi juga semakin konsisten dengan kompetensi sesuai dengan basic keilmuan," katanya Senin (22/6).
Lompatan Peringkat dari 68 ke 22 Nasional
SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo pada tahun 2026 berhasil melesat ke peringkat 22 nasional. Sebelumnya, sekolah tersebut berada di posisi 68 nasional.
Tak hanya di tingkat nasional, perbaikan peringkat juga terjadi di level provinsi. Peringkat SMA Unggulan CT ARSA Foundation tahun ini melesat dari posisi 4 ke 1.
Kepala Sekolah SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo Ushdiyanto mengatakan kenaikan peringkat itu berkat sejumlah strategi yang dijalankan.
>>> Merek Perawatan Rambut Selebriti yang Layak Dicoba
Strategi pertama adalah fokus dalam mencapai tujuan.
Fokus utama sekolah adalah membawa lulusannya unggul, berbudi pekerti, dan diterima di perguruan tinggi negeri maupun kampus luar negeri.
"Fokus ini merupakan petunjuk dari Bapak Chairul Tanjung dan Bu Anita Tanjung. Beliau selalu menanamkan bahwa sekolah atau institusi apapun harus fokus dalam mencapai tujuan utama," katanya.
Strategi kedua adalah menjaga profesionalisme, inovasi, dan keikhlasan guru, karyawan, serta staf sekolah. Ushdiyanto menekankan pentingnya kerja ikhlas agar siswa merasa senang dan nyaman belajar.
Strategi ketiga adalah memantau perkembangan anak didik secara berkelanjutan. Sejak siswa masuk, sekolah melakukan pemetaan kekuatan, kelebihan, dan kelemahan siswa.
>>> Unggahan Malam Trump soal Wanita Berambut Pirang Picu Kebingungan
Setiap selesai ujian tengah semester, sekolah menggelar sidang untuk membahas hasil belajar setiap siswa secara detail. Hasil analisis digunakan untuk memberikan treatment terukur kepada siswa.
Update Terbaru
Full Clearing Another World under a Goddess with Zero Believers Anime Rilis Cast, Staff, Tayang Oktober
Sabtu / 04-07-2026, 18:47 WIB
Dior Rancang Gaun Pengantin Haute Couture untuk Taylor Swift dan Travis Kelce
Sabtu / 04-07-2026, 18:47 WIB
Daripada UFC dan Pameran Sepi, Lebih Baik Hapus Electoral College dan Season Baru Game of Thrones
Sabtu / 04-07-2026, 18:46 WIB
Kemenhaj Fokus pada Pembinaan Jemaah dan Mitigasi dalam Evaluasi Haji 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
10 Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Kuliah 2026, Panduan Lengkap Berdasarkan Budget dan Kebutuhan
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Chrome Tetap Andalan, Tapi Brave dan Firefox Ambil Alih Tugas Berat
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
16 Anak Diselamatkan dari Rumah Kumuh di Ohio, Kondisi 'Hampir Liar'
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Adik Pemain NFL Calais Campbell Didakwa Membunuh Ibu Kandung
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Cara Praktis Menambah Saldo Dana Lewat 5 Langkah Mudah di Aplikasi Clear Blast 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:44 WIB
Tiga Alfa Romeo 8C Dijual Rp 15 Miliar, Satu Tak Pernah Dikendarai
Sabtu / 04-07-2026, 18:32 WIB
Kapolri Lantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Pramono Ungkap Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Lampaui Washington DC
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha: Laga Seimbang, Kami Bisa Menang
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Kapolri Rombak 6 Kapolda: Aceh, Jabar, hingga Papua Barat Daya
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB







