HIPMI Karawang Minta PLN Perhatikan Jam Produktif saat Pemadaman Listrik
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta PT PLN (Persero) memperhatikan jam produktif saat melakukan pemadaman listrik.
Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Karawang David mengatakan pemadaman listrik selama dua pekan terakhir sangat mengganggu aktivitas dunia usaha.
>>> Pejabat Mesir, Saudi, Turki, dan AS Bahas MoU Iran-AS di Kairo
Menurutnya, banyak pelaku usaha di sektor industri yang mengeluhkan dampak pemadaman terhadap operasional bisnis mereka.
Pemadaman listrik menyebabkan proses produksi terganggu, pelayanan kepada pelanggan terhambat, hingga potensi kerugian akibat terhentinya aktivitas usaha.
"Banyak teman-teman pengusaha yang menyampaikan keluhan kepada kami.
Pemadaman listrik ini sangat mengganggu operasional usaha, terutama bagi sektor yang sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil," ujar David di Karawang, Minggu.
Ia menekankan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar bagi dunia usaha. Setiap pemadaman seharusnya diinformasikan lebih awal dan dijadwalkan dengan mempertimbangkan jam produktif.
"Para pengusaha tentu memahami jika ada perbaikan atau gangguan teknis. Namun yang menjadi perhatian adalah dampaknya terhadap kegiatan usaha.
Kami berharap ada komunikasi yang lebih baik dan langkah antisipasi agar dunia usaha tidak terlalu dirugikan," kata David.
>>> Rupiah Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS Akibat Sentimen Global
Ia menyoroti pemadaman yang berlangsung tiga hingga lima jam sangat mengganggu jika terjadi di jam produktif, yaitu antara pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.
HIPMI Karawang berharap PLN meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kepastian kepada pelanggan, khususnya pelaku usaha yang membutuhkan keandalan pasokan listrik.
Organisasi ini juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan penanganan gangguan listrik agar kejadian serupa tidak terus berulang dan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.
Selama dua pekan terakhir, pelanggan PLN di sejumlah daerah sekitar Karawang mengalami pemadaman listrik bergilir.
Dalam sehari terdapat lebih dari sepuluh titik pemadaman dengan durasi rata-rata tiga hingga lima jam.
Pemadaman tidak hanya terjadi di kawasan pemukiman, tetapi juga gedung perkantoran, pusat layanan publik, area usaha, kawasan industri, sekolah, kampus, hingga rumah sakit.
Asisten Manajer Keuangan dan Umum PT PLN UP3 Karawang Wahyu NF menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman bergilir tersebut.
Ia menjelaskan pemadaman dilakukan karena kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik.
Update Terbaru
Ize Press Lisensi Tiga Webtoon Korea untuk Cetak Januari 2027
Sabtu / 04-07-2026, 03:21 WIB
Yen Press Umumkan Lisensi 8 Manga dan Novel Baru di Anime Expo 2026
Sabtu / 04-07-2026, 03:21 WIB
BC NDP Raih Mayoritas di Parlemen Provinsi Setelah Amelia Boultbee Bergabung
Sabtu / 04-07-2026, 03:21 WIB
BC NDP Raih Mayoritas di Parlemen Setelah Amelia Boultbee Bergabung
Sabtu / 04-07-2026, 03:21 WIB
MLA Amelia Boultbee Bergabung dengan BC NDP Setelah Tinggalkan Partai Konservatif
Sabtu / 04-07-2026, 03:16 WIB
MLA Amelia Boultbee Resmi Bergabung dengan BC NDP
Sabtu / 04-07-2026, 03:16 WIB
Top Up Diamond MLBB Murah dan Aman, Ada Diskon hingga Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 03:16 WIB
Top Up Diamond FF Free Fire Murah dan Aman di Juli 2026, Ada Diskon?
Sabtu / 04-07-2026, 03:15 WIB
10 Mod Minecraft 2026 yang Wajib Dicoba, Tingkatkan Performa dan Eksplorasi
Sabtu / 04-07-2026, 03:15 WIB
Panduan Mod Minecraft: Kelebihan, Risiko, dan Cara Aman Menggunakannya
Sabtu / 04-07-2026, 03:14 WIB
Streaming Pekan Ini: Enola Holmes 3, Album Baru Madonna, dan Serial Prequel Legally Blonde
Sabtu / 04-07-2026, 03:14 WIB
Ulang Tahun Selebriti Pekan Ini: 2-8 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 03:14 WIB
Momen Bersejarah 2-8 Juli: Kemerdekaan AS hingga Kematian Jim Morrison
Sabtu / 04-07-2026, 03:14 WIB
Kyle Richards Akan Jadi Nenek, Putri Sulungnya Farrah Aldjufrie Umumkan Kehamilan
Sabtu / 04-07-2026, 03:14 WIB






