Menko Pangan Soroti Pentingnya Pendekatan 'Stick and Carrot' dalam Pengelolaan Sampah
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti pentingnya pendekatan 'stick and carrot' dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, kombinasi hukuman dan penghargaan diperlukan untuk mengubah perilaku masyarakat.
Dalam pendekatan ini, 'stick' berupa penegakan hukum seperti denda atau sanksi sosial. Sementara 'carrot' adalah insentif atau hadiah untuk memotivasi masyarakat memilah dan menyetor sampah.
>>> Kebijakan Hawkish Fed Tekan Harga Bitcoin, Alami Outflow US$ 112,8 Juta
"Karena open dumping sudah tidak boleh. Jadi nanti seperti Bantar Gebang itu tidak boleh lagi.
Sampah di tiap tempat harus selesai. Kalau open dumping masih seperti sekarang tentu akan kena penalti, ada undang-undang sekarang.
Jadi, memang harus ada stick and carrot, harus kita paksa," ujar Zulhas.
Pernyataan itu disampaikan usai Apel Siaga Jaga Jakarta Pilah Sampah di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu.
Ia mengingatkan bahwa sampah yang menumpuk dapat merusak lingkungan, menimbulkan polusi udara, hingga kandungan mikroplastik yang bisa menyebabkan kanker.
>>> Pemerintah DKI Targetkan LRT Velodrome-Manggarai Beroperasi Agustus 2026
"Sampah itu dampaknya luar biasa, merusak lingkungan, menimbulkan polusi, belum kalau mikroplastik kan bisa menimbulkan kanker," ujar Menko Zulhas.
Insinerator dan PLTS Sampah di Jakarta
Zulkifli mengungkapkan bahwa beberapa daerah di Indonesia telah siap meluncurkan mesin insinerator sampah. Ke depannya, teknologi ini ditargetkan juga diimplementasikan di perkantoran dan rumah tangga.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa Jakarta akan memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di Bantar Gebang, Tanjungan, dan Sunter.
Proyek ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022 dan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.
"Maka, sampah di Jakarta yang 9.000 ton per hari, mudah-mudahan di tahun depan sudah akan tertangani dengan baik," ujar Pramono.
>>> KPPPA Pastikan Anak Korban Pembakaran Ijazah di Lombok Barat Tetap Sekolah
Ia menargetkan pada 2029 pengambilan sampah akan dilakukan dari Bantar Gebang yang saat ini volumenya mencapai 55 juta ton dengan ketinggian 60 meter.
Update Terbaru
YA RAB! Program Terikat Janji Turun ke Posisi 3, Inilah Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 2 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Jab We Met Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 2 Juli 2026 di ANTV
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Jiu Jitsu di Bioskop Trans TV Hari ini 2 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Spider-Man: Far from Home di Bioskop Trans TV Hari ini 2 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 3 – 5 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sony Pilih Jual Monitor dan Speaker daripada Porting Game ke PC
Kamis / 02-07-2026, 04:36 WIB
Video Game History Foundation: Download GTA 6 Bukan Solusi Preservasi
Kamis / 02-07-2026, 04:36 WIB
Black Torch TV Anime Umumkan English Dub Tayang Bersamaan, Cast
Kamis / 02-07-2026, 04:36 WIB
Anak Laki-Laki di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Kontak dengan Kelelawar
Kamis / 02-07-2026, 04:35 WIB
Detroit Tigers Sapu Bersih New York Yankees di Yankee Stadium
Kamis / 02-07-2026, 04:35 WIB
Mantan Pramuka NFL Blaise Taylor Dinyatakan Bersalah atas Pembunuhan Ganda
Kamis / 02-07-2026, 04:35 WIB
Krafton Selesaikan Gugatan, Bayar Bonus Subnautica 2 ke Seluruh Staf
Kamis / 02-07-2026, 04:30 WIB






