RMI PBNU Gelar Pelatihan Anti Kekerasan di Pesantren Lampung Tengah
Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) bersama Satuan Anti Kekerasan (SAKA) PBNU mengadakan Pelatihan Musyrif-Musyrifah di Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Lampung Tengah, pada Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pesantrenku Aman yang bertujuan meningkatkan kapasitas perlindungan santri dari tindak kekerasan.
>>> OJK Finalisasi Seleksi Calon Direksi BEI, Diumumkan Pekan Depan
Sebanyak 30 peserta dari berbagai pondok pesantren di Lampung Tengah hadir dalam pelatihan tersebut.
Lembaga yang mengirimkan perwakilan antara lain Pondok Pesantren Darul Ulum, Nurul Quran, Tri Bhakti Al Ikhlas, Baitussalam Miftahul Jannah, Nurul Qodiri, Nurul Qodiri 2, Al Qudiri Gunung Batin, dan Riyadlul Jannah.
Fokus Materi dan Fasilitator
Pelatihan menghadirkan psikolog sekaligus pengurus LKKNU, Nurmey Nurulchaq SPsi MA Psikolog, serta dosen Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu), Dr Mayadina Rohmi Musfiroh SHI MA, sebagai fasilitator.
Materi yang diberikan mencakup psikologi perkembangan remaja hingga mekanisme perlindungan anak.
Nurmey Nurulchaq menekankan pentingnya membangun ruang belajar yang aman dan mendukung tumbuh kembang santri secara menyeluruh.
>>> Swiss Incar Kemenangan Perdana Lawan Bosnia di Piala Dunia 2026
"Pesantren merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya anak serta remaja dalam menuntut ilmu, membentuk karakter, dan menguatkan nilai-nilai keislaman.
Pada masa perkembangan ini, santri sangat membutuhkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan fisik maupun psikologis mereka," ujar Nurmey.
Dr Mayadina Rohmi Musfiroh menjelaskan peran strategis musyrif dan musyrifah dalam membangun sistem pengasuhan yang ramah anak.
"Pelatihan pencegahan kekerasan di pesantren bagi musyrif dan musyrifah merupakan kegiatan yang sangat penting karena mereka berada di garda terdepan dalam mendampingi, membina, dan melindungi santri dalam kehidupan sehari-hari," jelas Dr Mayadina.
Peserta mendapatkan materi tentang bentuk-bentuk kekerasan, prinsip Pesantren Ramah Anak, penguatan jati diri pengasuh, hingga metode pemulihan korban kekerasan.
>>> The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 3,5-3,75 Persen
Program diakhiri dengan pembacaan doa bersama dan deklarasi komitmen untuk menyukseskan Gerakan Nasional Pesantrenku Aman.
Update Terbaru
Donna Kelce Tiba di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift dan Travis
Jumat / 03-07-2026, 02:16 WIB
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
Jumat / 03-07-2026, 02:16 WIB
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
Jumat / 03-07-2026, 02:16 WIB
Penjualan CT5 Sedan Lampaui Sebagian Besar Crossover Cadillac
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
CT5 Sedan Cadillac Kalahkan Penjualan Sebagian Crossover di Q2 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Tuchel Minta Orangtua Buat Surat Izin demi Anak Nonton Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Pria di Lampung Tewas Ditembak Tetangga Gegara Undangan Khitanan
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Pochettino Kecewa Kartu Merah Balogun Meski AS Menang Lawan Bosnia
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Bocoran Halaman Toko Final Fantasy VII: Revelation Ungkap Ekspansi Cerita dan 9 Paket DLC
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
K-Pop Rising: Dream to Shine Diumumkan untuk Nintendo Switch, Gabungkan Rhythm Game dan Simulasi Idol
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Gaya Parenting Putri Titian: Tegas dan Lembut Sesuai Anak
Jumat / 03-07-2026, 02:12 WIB
Daftar Film dan Acara yang Hengkang dari Netflix Juli 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:11 WIB
Jadwal Lengkap Netflix Juli 2026: Enola Holmes 3, The Hawk, hingga Hannibal
Jumat / 03-07-2026, 02:11 WIB
Dua Bakteri Usus Terkait dengan Multiple Sclerosis: Haruskah Anda Khawatir?
Jumat / 03-07-2026, 02:07 WIB






