KKB Danops Batalyon HSSBI Tewas Ditembak di Dekai Saat Hendak Ditangkap
Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) dan Polres Yahukimo menembak seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial AP di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (17/6).
AP yang menjabat Komandan Operasi Batalyon Muara Kali Heluk, Seng, Sulo, Baliem, Indol (Danopsyon HSSBI) Kodap XVI Yahukimo tewas dalam insiden tersebut.
>>> BRI Belum Lihat Urgensi Naikkan Bunga Signifikan Usai BI-Rate Naik
Kasatgas Humas ODC Kombes Yusuf Sutejo mengatakan personel telah memberikan dua kali tembakan peringatan, namun AP tidak mengindahkan dan terus melarikan diri ke hutan.
"Personel sempat dua kali memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan sehingga dilakukan penembakan sesuai SOP," ujar Yusuf di Jayapura, Kamis.
AP masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga terlibat dalam sejumlah kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo.
Ia diduga terlibat dalam penembakan terhadap Alexander Angket dan Naldy Magosa pada 28 April, yang mengakibatkan Alek luka tembak di bahu kanan dan Naldy luka di paha kiri.
AP juga diduga terlibat dalam penembakan terhadap Suhardin di kawasan Ruko Blok A, Dekai, pada 30 April, meskipun peluru tidak mengenai korban melainkan mengenai spidometer sepeda motor.
Penggeledahan dan Penangkapan
Sebelum penindakan, tim gabungan menggeledah sebuah rumah di belakang Gereja Metanoia, Kota Dekai, yang diduga menjadi markas anggota HSSBI Kodap XVI Yahukimo.
>>> Kemen UMKM Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan SAPA untuk Program Strategis
Dari penggeledahan diamankan satu butir amunisi kaliber 5,56 mm, senjata tajam, busur dan anak panah, telepon genggam, serta perlengkapan lain yang terkait aktivitas kelompok bersenjata.
Aparat juga mengamankan HS (28) yang kemudian memberikan keterangan tentang jaringan dan aktivitas kelompok tersebut.
HS mengaku menyimpan amunisi yang diduga berasal dari anggota kelompok HSSBI, dan keterangan itu menjadi bagian pengembangan penyidikan.
Setelah penggeledahan, tim memperoleh informasi keberadaan AP di wilayah Pos Kilo 6, Distrik Dekai.
"Target AP terlihat melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Logpon dan saat dihentikan yang bersangkutan tidak mengindahkan dan langsung lari masuk hutan dengan meninggalkan motornya," jelas Yusuf.
Pengejaran dilakukan dan dua tembakan peringatan diberikan, namun AP terus melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.
>>> Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 di Prambanan, Diikuti 10.200 Pelari
AP dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Dekai untuk proses lebih lanjut.
Update Terbaru
Kode Pet Simulator 99 Terbaru Juli 2026, Tukarkan Segera!
Kamis / 02-07-2026, 15:05 WIB
Kode Pet Simulator 99 Terbaru Juli 2026, Tukarkan Segera!
Kamis / 02-07-2026, 15:05 WIB
Kode Longest Answer Wins Bulan Juli 2026: Daftar Aktif dan Cara Redeem
Kamis / 02-07-2026, 15:01 WIB
Kode Longest Answer Wins Bulan Juli 2026: Daftar Aktif dan Cara Redeem
Kamis / 02-07-2026, 15:01 WIB
C909 China Rayakan 10 Tahun Layanan Komersial, Perluas Penerbangan Regional
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Menteri Ekraf dan Wamen UMKM Dorong Brand Lokal Naik Kelas Lewat Jakarta X Beauty
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Pilot AS Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Yahukimo
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Psikolog Israel Ungkap Kepribadian Netanyahu: Agresif dan Manipulatif
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Dua Heli Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Arah Cerita Nano Machine Chapter 319, Konflik Belum Selesai
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Baca Preview Sore Lookism Chapter 614 Bahasa Indonesia, Adu Mekanik! Konflik Mulai Terbaca
Kamis / 02-07-2026, 15:00 WIB
Sosok Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Ajukan Pembebasan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
Kamis / 02-07-2026, 14:59 WIB
C909 China Rayakan 10 Tahun Layanan Komersial, Perluas Penerbangan Regional
Kamis / 02-07-2026, 14:57 WIB
Cara Mendapatkan Saldo Dana Lewat Game Cutfruit Blade Master di 2026
Kamis / 02-07-2026, 14:56 WIB






