Manajer Investasi: Reksadana Pasar Uang Tetap Prospektif di Tengah Suku Bunga Tinggi
Instrumen reksadana pasar uang dinilai masih memiliki prospek yang memikat bagi para investor di tengah situasi suku bunga yang relatif tinggi.
Kondisi makroekonomi saat ini menguntungkan bagi imbal hasil instrumen pasar uang, termasuk deposito bank serta surat utang jangka pendek, karena dapat menghadirkan return stabil bervolatilitas rendah.
>>> Kombinasi Kardio dan Latihan Beban: Rahasia Umur Panjang
"Di tengah ketidakpastian pasar saham maupun obligasi, reksadana pasar uang tetap menjadi pilihan yang defensif untuk menjaga likuiditas dan stabilitas portfolio," ujar Reza kepada Kontan, Rabu (17/6/2026).
Pandangan senada datang dari Chief Investment Officer - Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Ezra Nazula, yang menilai proyeksi instrumen ini tetap solid.
Hal itu dikarenakan perolehan imbal hasil reksadana pasar uang berkaitan erat dengan tingkat bunga dari aset dasarnya, seperti deposito dan surat utang berjatuh tempo di bawah satu tahun.
Aset berupa deposito dapat dialokasikan kembali secara lincah demi memperoleh suku bunga lebih tinggi, sedangkan surat utang jangka pendek terlindungi dari penurunan harga akibat kenaikan suku bunga.
"Tentu saja peran manajer investasi 'meramu' keseimbangan aset deposito (dengan ragam jangka waktu jatuh tempo), surat utang jangka pendek (baik pemerintah maupun korporasi), sangat krusial untuk mengoptimalkan hasil," terang Ezra.
Menurut Ezra, dalam kondisi saat ini, reksadana pasar uang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan imbal hasil dengan risiko yang relatif rendah, terutama untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek.
Namun, para pemodal diimbau tetap mencermati arah kebijakan bank sentral, tren inflasi, pergerakan kurs mata uang, serta kondisi likuiditas perbankan.
"Oleh karena itu, strategi yang relevan adalah memanfaatkan imbal hasil saat ini sekaligus mulai mempertimbangkan diversifikasi secara bertahap ke instrumen dengan tenor lebih panjang," terang Ezra.
Update Terbaru
DRL BMW X5 Disebut Mirip Logo X Milik Elon Musk
Kamis / 02-07-2026, 01:15 WIB
Gol Harry Kane Samakan Kedudukan Inggris vs RD Kongo 1-1
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Gol Sensasional Kane Bawa Inggris Unggul 2-1 atas RD Kongo
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Timbun Ribuan Dus Minyakita, ASN Pemprov Lampung Jadi Tersangka
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Hasil Piala Dunia: Kane Cetak 2 Gol, Inggris Lolos ke 16 Besar
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Studi Kaitkan Polutan Terbesar dengan Kenaikan Permukaan Laut Tak Terhindarkan Selama 300 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Harta Karun Emas Villena: Dua Benda Paling Langka Berasal dari Luar Angkasa
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Stres
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
4 Buku Tulis Sekolah Tebal dan Murah, Tak Perlu Ribet Pasang Sampul
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
Cara Membuat NIB Mudah dan Gratis, Pedagang Online Kini Wajib Punya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Hasil Investasi Asuransi Umum Meningkat, OJK Ingatkan Risiko Volatilitas
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Menteri Keuangan: Harga Pertamax Segera Turun Bertahap
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Ekspresi Jokowi dan JK Jadi Sorotan, Isu Ijazah Palsu Kembali Mencuat
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Prabowo Akui Dapur MBG Polri Paling Baik Dibanding Lainnya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB






