Peluang Peningkatan Penilaian MSCI untuk Pasar Modal Indonesia Dinilai Terbatas
Peluang pasar modal Indonesia untuk memperoleh peningkatan penilaian dalam MSCI Market Accessibility Review yang akan diumumkan pada 18 Juni 2026 dinilai masih terbatas.
Hal ini terjadi meskipun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengimplementasikan agenda reformasi pasar modal.
>>> IHSG Diproyeksikan Lanjutkan Penguatan ke Level 6.360
MSCI dinilai masih menunggu bukti yang lebih konsisten dan berkelanjutan dari pelaksanaan reformasi bursa.
Fokus Penilaian MSCI
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan MSCI masih fokus pada aspek integritas pasar, transparansi kepemilikan saham, praktik perdagangan, dan tingkat saham beredar di publik (free float).
Menurut Nafan, MSCI memberikan perhatian intensif pada integritas pasar dan transparansi kepemilikan saham.
Indonesia saat ini berkomitmen memperbaiki transparansi struktur kepemilikan saham dan mendorong praktik perdagangan yang lebih mencerminkan mekanisme pasar.
Peningkatan porsi saham beredar di publik juga terus didorong.
Nafan menilai MSCI masih menerapkan pendekatan wait and see untuk mengevaluasi efektivitas agenda reformasi bursa.
Tantangan dan Apresiasi
Terdapat sejumlah tantangan yang menjadi ganjalan dalam penilaian MSCI, seperti tingginya konsentrasi kepemilikan saham pada sejumlah emiten.
Efektivitas pengawasan perdagangan juga menjadi perhatian penting.
MSCI juga masih menguji konsistensi data yang disediakan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait free float.
>>> Phintraco Sekuritas Prediksi IHSG Menguat ke Level 6.400
Meski demikian, MSCI telah mengapresiasi respons cepat OJK dan SRO dalam melaksanakan langkah-langkah perbaikan.
Langkah tersebut meliputi kewajiban pengungkapan kepemilikan saham di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih rinci, penerapan kerangka High Shareholding Concentration List, dan peta jalan peningkatan syarat minimum free float hingga 15 persen.
Update Terbaru
Matt Smith Tak Percaya Keanu Reeves Nonton Film Gagalnya, Morbius
Jumat / 03-07-2026, 04:29 WIB
Manajer Komunitas Destiny 2 Kritik Pemimpin yang Buat Keputusan Buruk Bertahun-tahun
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Mike Rowe Gugat Discovery atas Biaya Narasi Deadliest Catch
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Penampakan Hiu Paksa Penutupan Bergilir di Pantai Long Island dan Queens
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Square Enix Manga & Books Umumkan 8 Manga dan 2 Buku Final Fantasy
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Los Angeles Alami Suhu Lebih Dingin di Tengah Gelombang Panas Nasional
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Zendaya Puji Dedikasi Tom Holland di Film Spider-Man: Brand New Day
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Kebakaran Besar Melanda Bekas Pembangkit Listrik Aberthaw di Wales
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
BBC Hentikan Serial Winterwatch Setelah 14 Tahun, Ganti dengan Naturewatch
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
Resiliensi dan Fokus Baja: AS Kalahkan Bosnia di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
Piala Dunia 2026: Taruhan USMNT Cetak Rekor Baru
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB
Invasi Suporter Argentina di Miami: Tiket Mahal dan Keamanan Diperketat
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB






