Pemerintah Diminta Sinkronisasi Regulasi dan Berantas Korupsi untuk Tarik Investor
Pemerintah harus segera melakukan sinkronisasi regulasi, memberantas korupsi secara nyata, dan menyiapkan figur birokrasi yang memiliki kompetensi eksekusi serta pemahaman lintas budaya.
Hal ini mengemuka dalam Forum Dialog Bharata Online di Jakarta, Senin (15/6/2026), yang membahas surat Kamar Dagang Tiongkok kepada Presiden RI.
>>> Manchester City Bungkam Crystal Palace 3-0, Tempel Ketat Arsenal
Surat setebal lima halaman itu memuat keluhan investor Tiongkok terkait ketidakpastian regulasi, hukum tidak transparan, birokrasi visa rumit, hingga pungutan liar.
Inkonsistensi Aturan Jadi Masalah Utama
Pakar Hubungan Internasional Universitas President, Harryanto Aryodiguno, mengatakan investor tidak takut pada aturan keras, melainkan pada inkonsistensi pelaksanaannya.
Ia menambahkan, investor asing perlu memahami adaptasi lokal, termasuk kegiatan keagamaan dan perbedaan antar daerah di Indonesia.
Pakar Ekonomi Makro UI, Padang Wicaksono, menegaskan bahwa kepastian adalah nyawa bagi investasi. Risiko bisa dikelola, tetapi ketidakpastian akan mengacaukan iklim usaha.
Ia menyebut kebijakan hilirisasi sebagai terobosan emas jika dieksekusi dengan baik, karena memberikan posisi tawar yang menguntungkan bagi Indonesia.
>>> Promo J.CO Mei 2026: Bundling 2 Minuman Rp 57.000, Hemat Rp 6.000
Perubahan Aturan Mendadak Rusak Kepercayaan
Pakar Linguistik Binus, Jureynolds, menjelaskan bahwa budaya bisnis Tiongkok sangat mengutamakan sistem timbal balik dan kepercayaan jangka panjang (guanxi).
Perubahan aturan yang mendadak dapat menjadi sumber krisis kepercayaan dan berdampak negatif pada hubungan jangka panjang.
Indonesia tetap dipandang sebagai destinasi investasi potensial dengan pasar 280 juta jiwa dan inisiatif hilirisasi, terutama di sektor ekosistem kendaraan listrik.
Jurnalis Senior Bekti Nugroho menyarankan Presiden Prabowo Subianto memilih 'right man on the right place' dan membutuhkan super minister untuk membersihkan benang kusut birokrasi.
>>> 26 April: Tiga Momen Penting yang Diperingati Masyarakat Dunia
Padang Wicaksono menuntut sinkronisasi tata laksana pusat dan daerah, sementara Jureynolds merekomendasikan penyediaan ahli komunikasi lintas budaya di kementerian.
Update Terbaru
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Stres
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
4 Buku Tulis Sekolah Tebal dan Murah, Tak Perlu Ribet Pasang Sampul
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
Cara Membuat NIB Mudah dan Gratis, Pedagang Online Kini Wajib Punya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Hasil Investasi Asuransi Umum Meningkat, OJK Ingatkan Risiko Volatilitas
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Menteri Keuangan: Harga Pertamax Segera Turun Bertahap
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Ekspresi Jokowi dan JK Jadi Sorotan, Isu Ijazah Palsu Kembali Mencuat
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Prabowo Akui Dapur MBG Polri Paling Baik Dibanding Lainnya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Florida Panthers Rekrut Radko Gudas dengan Kontrak Enam Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:05 WIB
AI dan Kelangkaan Memori Dorong Kenaikan Harga Konsol Game
Kamis / 02-07-2026, 01:05 WIB
Toronto Siapkan Aktivitas Redakan Panas dan Kembang Api di Canada Day
Kamis / 02-07-2026, 01:05 WIB
Patrick Kane Masuk Pasar Bebas, Tiga Tim Utama Berminat
Kamis / 02-07-2026, 01:01 WIB
Piala Dunia FIFA Lampaui Final NBA dalam Jumlah Penonton di AS
Kamis / 02-07-2026, 01:01 WIB
Manchester City Rekrut Elliot Anderson dengan Rekor Transfer Inggris
Kamis / 02-07-2026, 01:00 WIB
KAI Logistik Perkuat Posisi di Rantai Dingin Nasional dengan Angkutan Reefer
Kamis / 02-07-2026, 01:00 WIB






