Infantino Dinilai Gagal Penuhi Janji Akses Penuh Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dinilai gagal memenuhi janjinya untuk memberikan akses penuh bagi Timnas Iran selama Piala Dunia 2026.
Hal ini menyusul penolakan visa oleh otoritas Amerika Serikat terhadap 15 anggota federasi sepak bola Iran, termasuk staf yang menangani operasional tim.
>>> Gedebage Jazz Festival International 2026 Hadirkan Musisi Lintas Generasi
Manajer timnas Iran, Mohammad Nabi, secara tegas menagih komitmen Infantino yang sebelumnya menyatakan akan menjembatani isu politik.
"Kami berharap Bapak Infantino benar-benar melaksanakan kata-kata dan janji yang telah beliau sampaikan kepada tim nasional Iran," kata Nabi kepada Reuters, Sabtu (13/6/2026).
Nabi menambahkan bahwa peraturan dan protokol FIFA harus dipatuhi oleh federasi anggota maupun tuan rumah.
Penolakan Visa dan Tuduhan AS
Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan tim Iran menyalahgunakan sistem visa untuk menyelundupkan teroris ke AS dengan dalih palsu.
Nabi memilih tidak merespons tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa mereka hanya ingin membicarakan olahraga, bukan politik.
Penolakan visa ini berimbas pada persiapan tim. Iran terpaksa memindahkan basis pelatihan dari Arizona ke Tijuana, Meksiko.
>>> American Express Mulai Bangun Menara Terakhir World Trade Center
Para pemain baru mendapat izin masuk AS sepuluh hari sebelum pertandingan pertama melawan Selandia Baru di luar Los Angeles.
Nabi menyoroti kurangnya koordinasi yang belum pernah dialami sebelumnya, yang mengganggu kemampuan pemain untuk beradaptasi.
Selain Iran, AS juga menolak visa jurnalis dari Iran dan Afrika, serta menerapkan larangan perjalanan bagi warga empat negara.
Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, juga ditolak masuk meski memiliki dokumen sah, karena dugaan keterkaitan dengan organisasi teror.
Iran menjadi satu-satunya tim peserta yang anggota federasinya ditolak dalam jumlah besar.
>>> Pemerintah AS Blokir Akses Global Claude Fable 5 dan Mythos 5
Menanggapi kontroversi, Infantino berkilah bahwa FIFA tidak bisa memaksa kebijakan imigrasi negara tuan rumah. "Mungkin lebih baik untuk bersantai saja," ucapnya.
Update Terbaru
Hasil Piala Dunia: Mesir Unggul atas Australia di Babak Pertama
Sabtu / 04-07-2026, 02:56 WIB
Slow Burn Relationship: Hubungan Pelan-pelan yang Justru Bikin Awet
Sabtu / 04-07-2026, 02:56 WIB
Portugal vs Spanyol: Lamine Yamal Hormati Ronaldo tapi Tak Gentar
Sabtu / 04-07-2026, 02:56 WIB
Gol Bunuh Diri Mohamed Hany Bikin Australia vs Mesir Imbang 1-1
Sabtu / 04-07-2026, 02:53 WIB
Flyover Latumenten Jakarta Barat Disebut Bisa Kurangi Macet 40 Persen
Sabtu / 04-07-2026, 02:53 WIB
Ange Postecoglou Resmi Latih Al Nassr, Tangani Ronaldo Cs
Sabtu / 04-07-2026, 02:53 WIB
Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum Hadapi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu
Sabtu / 04-07-2026, 02:42 WIB
Kuasa Hukum dr. Tifa: Berkas Dakwaan Belum Kami Terima
Sabtu / 04-07-2026, 02:42 WIB
Rekor Dunia Super Mario 64 16 Star Dipecahkan Lagi oleh Suigi Setelah 3 Tahun
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Buru Diskon PS5 Fisik 4 Juli Sebelum Sony Tinggalkan Media Fisik
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
AnimEigo Umumkan Rilis Blu-ray untuk Sakon the Ventriloquist, Moshidora, AD Police Files, dan Lainnya
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Danganronpa 2x2 Resmi Tunda ke Awal 2027, Rilis Skenario Baru 'Slayhem'
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Washington Wizards Dapatkan Deandre Ayton dari Los Angeles Lakers
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB
Kasus Pembunuhan Jaswant Singh Khalra 1995 Kembali Disorot
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB






