Julen Lopetegui Pimpin Timnas Qatar di Piala Dunia 2026
Julen Lopetegui akhirnya akan memimpin Timnas Qatar di putaran final Piala Dunia 2026. Pelatih asal Spanyol itu berhasil meloloskan Qatar melalui babak kualifikasi.
Ini menjadi pengalaman pertama Lopetegui sebagai pelatih di Piala Dunia. Sebelumnya, ia pernah menjadi kiper ketiga Spanyol pada edisi 1994 di Amerika Serikat tanpa mendapat kesempatan bermain.
>>> Kanada Ditahan Bosnia 1-1 pada Laga Piala Dunia 2026 di Toronto
Kesempatan keduanya datang pada Piala Dunia 2018 saat menjabat pelatih kepala Spanyol. Namun, ia dipecat tepat sebelum laga pertama karena menerima tawaran dari Real Madrid.
"Itu hari paling menyedihkan dalam hidup saya," ujar Lopetegui mengenang momen tersebut.
Setelah melatih empat klub berbeda, Lopetegui kembali ke Amerika Serikat untuk menangani Qatar sejak Mei 2025.
Ia berhasil mengamankan tiket Piala Dunia sebagai juara grup di ronde keempat kualifikasi zona Asia.
"Saya tidak pernah berhenti bekerja sejak saat itu, Anda tidak pernah menoleh ke belakang, dan pengalaman itu membuat Anda lebih tangguh," katanya.
Lopetegui menegaskan tidak menyesali keputusan masa lalunya. "Jika Anda bertanya: 'Apakah Anda akan tetap melakukan hal yang sama?'
>>> Astra Daihatsu Motor Kembali Gelar SMK Skill Contest Tingkat Nasional
100 persen. Karena kami selalu mengambil keputusan yang benar dari posisi yang menghormati tanggung jawab kami," ujarnya.
Target di Piala Dunia 2026
Qatar tergabung di Grup B bersama Kanada, Swiss, dan Bosnia-Herzegovina. Ini menjadi pertama kalinya Qatar lolos melalui kualifikasi murni tanpa status tuan rumah.
Lopetegui memastikan timnya tidak hanya datang untuk bermain tiga pertandingan lalu pulang. "Anda tidak bisa berpikir: 'Sudah selesai.'
Tidak. Sekarang kami harus mengasah tombak dan bersaing," tegasnya.
Ia menambahkan, "Qatar merayakan kelolosan ini sebagai sesuatu yang unik. Tapi kami pergi ke Piala Dunia untuk bersaing.
Kami memiliki hak untuk mencoba."
>>> Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1 di Debut Piala Dunia
Jadwal Qatar: melawan Swiss pada Minggu (14/6) pukul 02.00 WIB di Santa Clara, melawan Kanada pada Jumat (19/6) pukul 05.00 WIB di Vancouver, dan melawan Bosnia pada Kamis (25/6) pukul 02.00 WIB di Seattle.
Update Terbaru
Xiaomi Luncurkan Redmi Pad 2 9.7 4G, Targetkan Segmen Menengah
Sabtu / 04-07-2026, 01:46 WIB
Menhut Raja Juli Buka Suara soal Amplop dari Bupati Kuansing
Sabtu / 04-07-2026, 01:42 WIB
AHY Berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan Segera Rampung
Sabtu / 04-07-2026, 01:42 WIB
6 Provinsi Ini Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 01:41 WIB
Tom Holland Ungkap Pengaruh Peter 2 dan Peter 3 pada Kostum Spider-Man Baru
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Tom Holland Ungkap Pengaruh Peter 2 dan Peter 3 pada Kostum Spider-Man Baru
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Trump Batalkan Rencana Hegseth Tarik Pasukan AS dari Eropa
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Pemerintah AS Buka Lelang Perawatan Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Mod Stalking di Final Fantasy 14 Kembali Dihapus, Pemain Kecam Kurangnya Tindakan Square Enix
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Trump Rencanakan Pengampunan Massal Hari Kemerdekaan, Malaysia Kejar Jho Low
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Fenerbahce Klaim Sepakat Datangkan Nathan Ake dari Manchester City
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Mod Stalking di Final Fantasy 14 Kembali Dihapus, Pemain Kecam Kurangnya Tindakan Square Enix
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
Peringkat Akhir Anime Spring 2026: Witch Hat Atelier Kokoh di Puncak
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
Peringkat Anime Terbaik Spring 2026: Witch Hat Atelier Kokoh di Puncak
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB






