FIFA Tanggapi Pencabutan Tiket Resmi Suporter Iran di Piala Dunia 2026
Rencana perjalanan pendukung tim nasional Iran untuk menyaksikan Piala Dunia 2026 dipastikan batal setelah jatah tiket resmi mereka dicabut secara mendadak.
Pembatalan sepihak ini memicu protes keras karena banyak penggemar telah menyelesaikan administrasi resmi.
>>> 6 Lokasi Nobar Indonesia vs Australia di Jabodetabek
Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) mengonfirmasi bahwa alokasi sebesar 8 persen tiket pertandingan yang biasa diperoleh negara peserta kini tidak dapat didistribusikan kepada para suporter mereka.
Pihak federasi juga menyoroti dampak kerugian materi dan akomodasi yang dialami para pendukung akibat kebijakan mendadak tersebut.
"Padahal, banyak suporter Iran telah menyusun berbagai rencana perjalanan untuk menyaksikan pertandingan setelah mengikuti mekanisme resmi yang sebelumnya diumumkan," kata FFIRI.
Pihak federasi menambahkan bahwa langkah ini mencederai sportivitas global dan mengindikasikan adanya intervensi politik dari pihak penyelenggara.
"Menghalangi suporter Iran untuk mendapatkan alokasi tiket resmi yang menjadi hak mereka merupakan tindakan yang bertentangan dengan semangat kompetisi internasional dan prinsip kesetaraan di antara negara-negara peserta," tulis FFIRI.
Kekecewaan mendalam diutarakan oleh otoritas sepak bola Iran karena isu non-olahraga dinilai telah mencoreng turnamen akbar tersebut.
>>> KLY Sports Kirim Jurnalis Liput Langsung Piala Dunia 2026
"Muncul pertanyaan serius mengenai campur tangan pertimbangan non-olahraga dan politik dalam penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar di dunia ini," lanjut mereka.
Respons FIFA
Menanggapi situasi tersebut, FIFA segera mengambil tindakan untuk mencari jalan keluar bagi para penggemar yang terdampak.
"FIFA bekerja sama erat dengan Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran untuk mengidentifikasi solusi yang sesuai guna memaksimalkan peluang suporter Iran menghadiri pertandingan," ungkap FIFA.
Sebelumnya, persiapan skuad Iran sendiri sempat terganggu konflik regional yang membuat mereka harus memindahkan markas dari Arizona ke Meksiko.
Meskipun dihantam kendala visa staf dan pemindahan lokasi latihan, koordinasi intensif terus berjalan pascatibanya tim di Meksiko.
"Dengan tim kini berada di Meksiko, FIFA akan terus berdialog dan bekerja sama dengan FFIRI untuk memastikan pengalaman tim dan delegasi berjalan positif," ujar Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom.
>>> 11 Pemain Terbaik Serie A yang Akan Berlaga di Piala Dunia 2026
Sesuai jadwal, Iran akan melakoni laga perdana Grup G melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026.
Update Terbaru
Nasya Kaila Nafizah Viral Dikecam usai Konten Hewan Berbulu Warna-warni Tuai Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 19:06 WIB
Peretas Bisa 'Hipnotis' Browser AI untuk Menyerang Pengguna
Jumat / 03-07-2026, 19:01 WIB
G-Dragon Resmi Jadi Duta Kehormatan Komite Warisan Dunia UNESCO
Jumat / 03-07-2026, 19:01 WIB
Kode 100 Days at Sea Juli 2026: Cara Dapatkan Pearls Gratis
Jumat / 03-07-2026, 19:01 WIB
Kode Haze Seas Juli 2026: Dapatkan Cash, Gems, dan Hadiah Lainnya
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
Serangan Rudal Rusia Tewaskan 30 Orang di Kyiv
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
Brad Dalke Cetak 69 di BMW International Open, Kembali ke Turnamen Ranking Dunia
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
Pinjaman KTA Online Bunga Rendah 2026: Daftar Terbaik dan Cara Ajukan
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
AMD: AI PC Kini Jadi Standar Baru Komputasi Personal
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB
Fitur Tersembunyi Amazon Echo yang Membuat Saya Berhenti Berteriak pada Asisten Rumah
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB
Federasi Iran Minta AS Dilarang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB
Keluarga Ungkap Satu Lagi Terduga Pengintimidasi Dokter Icha, Total Empat Orang
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB






