Militer Israel Desak Warga Tyre Lebanon Segera Mengungsi
Militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi paksa bagi penduduk Kota Tyre, Lebanon bagian selatan, pada Selasa (9/6/2026).
Israel mengklaim wilayah mayoritas Kristen tersebut menjadi lokasi operasi milisi Hizbullah menjelang rencana invasi.
>>> Kenaikan Suku Bunga Bikin Investor Selektif, Pasar Obligasi Korporasi Tetap Bertahan
Selebaran peringatan darurat dari pasukan Israel menginstruksikan warga setempat dan kamp-kamp sekitarnya untuk segera mengosongkan rumah.
Mereka diminta berpindah ke utara Sungai Zahrani demi keselamatan.
Gelombang pengungsian ini mengubah Tyre menjadi kota hantu setelah serangan udara, drone, dan artileri yang terjadi terus-menerus sejak awal Maret 2026.
Populasi 100.000 warga serta 10.000 pengungsi pergi secara bertahap.
Hancurnya sejumlah infrastruktur dan bangunan bersejarah akibat serangan udara tanpa kepastian waktu memicu kecemasan mendalam bagi sisa warga yang masih bertahan.
Kesaksian Warga Tyre
Seorang pekerja sosial asal Tyre yang kini menetap di Beirut memberikan kesaksian mengenai situasi terkini di kota kelahirannya yang kini lumpuh total.
"Tyre sekarang seperti kota hantu," kata Lily kepada DW.
Perempuan berusia 29 tahun tersebut menjelaskan bahwa akses logistik darat ke Tyre sudah terputus akibat risiko keamanan yang sangat tinggi.
"Tiga minggu lalu, hanya ada satu apotek yang buka setiap dua atau tiga hari sekali, lalu tutup lagi karena alasan keamanan," lanjut Lily.
Ia juga menambahkan bahwa toko kelontong yang beroperasi bisa dihitung jari dan masyarakat selalu diselimuti ketakutan karena serangan bisa datang kapan saja.
"Namun, kenyataannya mereka malah menghantam empat gedung. Atau gedung yang diperingatkan tidak diserang sampai seminggu kemudian.
Jadi, tidak ada kepastian waktu, dan itu membuat semua orang cemas karena tidak tahu apa yang akan terjadi," ceritanya.
Update Terbaru
CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bantu Game Sejenis Berkembang
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Manga Mavericks Lisensi Motionless, The Sword of Paros, dan Hero Company
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
AS Akhirnya Menang Lagi di Fase Gugur Piala Dunia Pria Setelah 24 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Dies Natalis ke-13 Unusa, Risma: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Launching Creative Hub Eks Hi-Tech Mall, Pemkot Surabaya Siapkan Pesta Rakyat Gratis
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Chris Brown Aksi Panggung Vulgar, Grind ke Penggemar di Atas Matras
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Warga California Lawan HOA yang Larang Bendera AS di Depan Rumah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana Ijazah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
IHSG Diramal Koreksi pada Perdagangan Akhir Pekan Ini
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB






