Kasus Everton Berpotensi Picu Gelombang Tuntutan Hukum Terhadap Manchester City
Proses hukum banding yang sedang ditempuh Everton kini menjadi fokus perhatian utama Manchester City serta tim-tim rival.
Hasil akhir banding tersebut diprediksi akan membentuk yurisprudensi atau preseden hukum baru di kompetisi sepak bola Inggris.
Sejumlah klub papan atas dikabarkan telah mempersiapkan tim hukum khusus untuk mengawal momentum ini.
>>> Persijap Jepara Pertahankan Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
"Sejumlah klub Liga Inggris diketahui telah menunjuk penasihat hukum untuk menggugat City dan menuntut kompensasi apabila klub tersebut terbukti melanggar aturan liga dalam kasus 115 dakwaan yang sedang berjalan," tulis laporan itu.
Analisis dari media SheWore memetakan proyeksi kerugian dari beberapa tim besar seperti Arsenal dan Manchester United.
Kedua tim berpeluang menggugat kerugian pemasukan jika posisi akhir mereka di klasemen terbukti dirugikan oleh tindakan Manchester City.
Distribusi hadiah uang di Liga Inggris yang sangat bergantung pada peringkat akhir menjadi basis argumen yang kuat.
Klub yang finis di bawah Manchester City dapat mengklaim kehilangan potensi pemasukan jutaan paun.
Salah satu contoh konkret yang diangkat adalah dinamika persaingan pada musim 2015/2016. Kala itu, Manchester City dan Manchester United menyudahi kompetisi dengan perolehan poin yang identik.
Namun, Manchester City berhak menduduki peringkat keempat berkat keunggulan selisih gol dan lolos ke Liga Champions.
Kegagalan melaju ke kompetisi tertinggi Eropa tersebut membuat Manchester United kehilangan potensi pendapatan sekitar 50 juta paun pada musim berikutnya.
Nominal ini dianalisis dapat menjadi basis perhitungan nilai kerugian dalam materi gugatan.
Mayoritas dari total 115 tuntutan yang mengarah ke Manchester City berfokus pada dugaan manipulasi aturan finansial sepanjang periode tahun 2009 hingga 2018.
Apabila sang juara bertahan terbukti bersalah, gelombang tuntutan ganti rugi dari klub-klub yang merasa dirugikan sepanjang periode tersebut diprediksi tidak akan terbendung.
Otoritas terkait belum merilis jadwal resmi pembacaan putusan final untuk kasus Manchester City.
>>> Barcelona Pastikan Gelar La Liga Usai Kalahkan Real Madrid 2-0
Kendati demikian, beberapa sumber internal mengindikasikan bahwa vonis hukum terhadap Manchester City berpeluang keluar dalam waktu dekat.
Update Terbaru
Pelancong Menang Jackpot Rp60 Miliar di Mesin Slot Bandara Las Vegas
Kamis / 02-07-2026, 07:40 WIB
Pelancong Menang Jackpot Jutaan Dolar di Mesin Slot Bandara Las Vegas
Kamis / 02-07-2026, 07:40 WIB
Mahasiswa Unair Gagas Buah Merah Papua sebagai Alternatif Terapi Osteoartritis
Kamis / 02-07-2026, 07:35 WIB
Permohonan Restraining Order Mantan Suami Taylor Frankie Paul Ditolak
Kamis / 02-07-2026, 07:35 WIB
Chloe Bailey Temukan Bukti Selingkuh di Rumah Mantan Pacar
Kamis / 02-07-2026, 07:35 WIB
Hashim Djojohadikusumo Resmi Jadi Komisaris Utama WIFI
Kamis / 02-07-2026, 07:35 WIB
Hashim Djojohadikusumo Resmi Jadi Komisaris Utama WIFI
Kamis / 02-07-2026, 07:35 WIB
Ledakan Dahsyat Guncang Apartemen di Tacoma Saat Petugas Pemadam di Dalam
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Utang Soulja Boy ke Mantan Pacar Tembus Rp67 Miliar, Bunga Harian Rp18 Juta
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Mantan Teman Will Smith Minta Jada Pinkett Smith Diperikso soal Ancaman
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Pengacara Buka Suara soal Ketum PP Japto Diperiksa KPK
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB
Pengacara Buka Suara soal Ketum PP Japto Diperiksa KPK
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB
Kane Sebut Laga Inggris vs RD Kongo 'Pertandingan Gila'
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB






