Millennium Pharmacon Pertahankan Sertifikasi ISO untuk Genjot Pertumbuhan
PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC) berhasil mempertahankan sertifikasi internasional ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Pencapaian ini diperoleh setelah emiten distribusi farmasi dan alat kesehatan tersebut melewati proses audit surveilan eksternal dari lembaga independen.
>>> Disdik Jateng Imbau Pendaftar SPMB Segera Verifikasi Berkas
Audit untuk ISO 9001:2015 dilaksanakan oleh PT BSI Group Indonesia (BSI), sedangkan audit ISO 37001:2016 dijalankan oleh PT TSI Sertifikasi Internasional (TSI).
Direktur Utama SDPC Imam Fathorrahman menyatakan keberhasilan ini menjadi modal krusial bagi korporasi dalam mengembangkan kemitraan strategis dengan prinsipal domestik maupun global.
Langkah tersebut sekaligus ditujukan untuk menopang pertumbuhan sektor kesehatan nasional secara berkelanjutan.
"Kepercayaan yang diberikan oleh principal, pelanggan, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan aset yang paling berharga bagi perusahaan.
Oleh karena itu, kami akan terus memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan perusahaan selalu didasarkan pada kualitas, kepatuhan, dan integritas yang berkelanjutan," kata Imam di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Manajemen SDPC memproyeksikan target penjualan mampu menembus pertumbuhan dua digit pada tahun 2026.
Optimisme ini didasarkan pada tingginya permintaan obat-obatan dan perangkat medis di dalam negeri yang memerlukan sokongan jaringan distribusi kuat.
Merujuk pada data sejumlah survei kesehatan, nilai belanja pasar obat di tingkat nasional diperkirakan berada di atas angka Rp 160 triliun.
Peluang pasar yang masif ini dimanfaatkan oleh perusahaan untuk memperlebar jangkauan layanan serta mendongkrak performa usaha.
>>> Ciri Pelaku Pembacokan Palmerah Diduga Pelajar Terekam CCTV
"Kita sama-sama sepakat dengan para stakeholder menargetkan (kinerja penjualan) double digit di tahun ini dan mudah-mudahan itu bisa tercapai karena kebutuhan yang sangat tinggi," jelasnya.
Update Terbaru
Los Angeles Lakers Bangun Ulang Skuad di Sekitar Luka Doncic dengan Beberapa Perekrutan
Kamis / 02-07-2026, 01:30 WIB
ICE Bebaskan Biarawati Nigeria yang Ditahan Saat Berjalan ke Gereja di Texas
Kamis / 02-07-2026, 01:30 WIB
Toronto Raptors Resmi Perpanjang Kontrak Alijah Martin Dua Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:30 WIB
St. Louis Blues Resmi Rekrut Ross Johnston Kontrak Tiga Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:29 WIB
15 Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui Pengguna
Kamis / 02-07-2026, 01:29 WIB
Kode Redeem FF Free Fire Terbaru Juli 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Web Top Up Diamond Free Fire Termurah dan Aman, Ada Diskon?
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
7 Aplikasi AI Penghasil Uang 2026, Terbukti Bayar ke DANA dan Gopay
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Mint Mobile Tawarkan Paket Unlimited Rp15/Bulan, Incar Pelanggan T-Mobile
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Indonesia Nonaktifkan 4,8 Juta Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Euforia Suporter Meksiko Rayakan Kemenangan Piala Dunia di LA dan Mexico City
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Indonesia Targetkan Netralitas Degradasi Lahan 12,3 Juta Hektare pada 2030
Kamis / 02-07-2026, 01:26 WIB
Panduan Mengoperasikan Jalur Logistik Ramah Lingkungan di China Sepanjang 2026
Kamis / 02-07-2026, 01:26 WIB
Melania Trump Raup Rp170 Miliar dari Film Dokumenter Amazon
Kamis / 02-07-2026, 01:25 WIB






