BAKTI Komdigi Percepat Konektivitas Digital di Wilayah 3T
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat pembangunan konektivitas digital di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Langkah ini diambil untuk mendukung transformasi paradigma pembangunan wilayah perbatasan dari sekadar penjaga kedaulatan menjadi beranda depan ekonomi.
>>> Kewajiban Neto PII Indonesia Menyusut Jadi US$227,6 Miliar pada Triwulan I 2026
Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di kawasan perbatasan kini diarahkan untuk membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadilah Mathar, menjelaskan perubahan orientasi pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia dalam kunjungan media di Berau, Kalimantan Timur, pada Selasa (10/6) malam.
"Dari titik kedaulatan, beranjak menjadi kedaulatan dan ekonomi serta kesejahteraan.
Wilayah terluar atau perbatasan bukan lagi sekadar garis kedaulatan melainkan beranda depan bangsa yang menghubungkan ekonomi lokal ke kawasan nasional atau internasional," ujar Fadilah Mathar.
Ia menambahkan bahwa sekitar tahun 2016, kawasan perbatasan masih dianggap sebagai halaman belakang.
>>> BEI Buka Suspensi Saham KING dan IFSH Mulai Sesi I
Masyarakat di daerah seperti Nunukan atau Atambua justru menerima sinyal komunikasi yang lebih baik dari negara tetangga seperti Malaysia atau Timor Leste.
"Karena pada saat itu, orientasi kita hanya menjaga kedaulatan secara fisik di lokasi-lokasi terluar dan perbatasan Indonesia.
Kemudian itu berubah, sekarang kita sudah masuk ke paradigma baru yang menjadikan perbatasan sekaligus sebagai beranda ekonomi," lanjut Fadilah Mathar.
Capaian Infrastruktur Digital
Hingga saat ini, BAKTI telah mengoperasikan lebih dari 31 ribu titik akses internet di berbagai fasilitas layanan publik seperti sekolah, puskesmas, dan kantor desa.
>>> BPI Danantara Tanggapi Kenaikan Harga Pertamax: Ikuti Pasar
Selain itu, ribuan BTS 4G telah dibangun bersamaan dengan pemanfaatan Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) untuk menjangkau kawasan terpencil yang sulit dilayani jaringan terestrial.
Update Terbaru
YA TUHAN! Terikat Janji Naik 2 Peringkat! Inilah Program Acara dengan Rating Terbaik Hari ini 5 Juli 2026
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Apakah Drakor Reborn Rookie Bakal Lanjut Season 2?
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Yeh Jawaani Hai Deewani Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 5 Juli 2026 di ANTV
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Black Water: Abyss di Bioskop Trans TV Hari ini 5 Juli 2026
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Monster Hunter di Bioskop Trans TV Hari ini 5 Juli 2026
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Daftar Acara Trans TV Hari ini 6 Juli 2026: Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar Ada Film Bioskop serta Link Nonton
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 6 – 12 Juli 2026
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Oh Tuhan! Merangkai Kisah Indah Kembali ke Posisi Puncak Inilah Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 4 Juli 2026
Minggu / 05-07-2026, 05:00 WIB
Kota Bizantium yang Hilang Ditemukan Kembali di Oasis Dakhla, Mesir
Minggu / 05-07-2026, 04:35 WIB
Pesan Lionel Messi untuk Kiper Cape Verde Vozinha Usai Duel Sengit
Minggu / 05-07-2026, 04:35 WIB







