Kebijakan Imigrasi AS Picu Kontroversi Jelang Piala Dunia 2026
Kebijakan imigrasi ketat Amerika Serikat memicu gelombang protes dari Perserikatan Bangsa-Bangsa hingga mantan petinggi FIFA menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 pada 11 Juni 2026.
Pengetatan ini berdampak pada penolakan visa bagi puluhan persen suporter, ofisial tim, hingga wasit internasional yang hendak memasuki wilayah AS.
>>> Inggris Bekuk Kosta Rika 3-0 di Laga Uji Coba Terakhir
Sorotan tajam mengemuka setelah wasit terbaik Afrika 2025 asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, ditolak masuk di Bandara Miami meski mengklaim dokumennya lengkap.
Investigasi media menemukan pembatasan visa turis oleh AS berlaku bagi 39 negara, yang menyebabkan lebih dari 25 persen suporter dari negara peserta kesulitan mendapatkan akses masuk.
Kritik dari PBB dan Mantan Presiden FIFA
Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mendesak pemerintah AS meninjau ulang regulasinya agar tidak merusak esensi kegembiraan turnamen.
PBB menyoroti potensi isu profil rasial serta penegakan hukum imigrasi yang terlalu kaku di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
"Saya sangat berharap akan ada perubahan besar dalam cara penegakan hukum imigrasi memengaruhi hak asasi manusia dan martabat manusia," ujar Volker Turk.
Turk menambahkan bahwa perubahan kebijakan imigrasi yang diberlakukan oleh pihak AS sangat disayangkan karena mulai berdampak langsung pada momentum Piala Dunia.
Kritik keras juga datang dari mantan Presiden FIFA Sepp Blatter yang menyebut izin penyelenggaraan turnamen di negara yang menolak perangkat pertandingan sebagai sebuah kegilaan.
Blatter menegaskan bahwa jaminan visa bagi pejabat resmi termasuk wasit merupakan aturan mutlak penyelenggaraan yang tidak bisa ditawar.
"Ketika sebuah negara diberi kehormatan untuk menyelenggarakan Piala Dunia, ada dua aturan yang tak bisa ditawar: keamanan, dan jaminan visa masuk bagi semua pejabat FIFA.
Update Terbaru
Hyundai Siapkan EV 7-Seater Produksi Lokal, Stargazer Jadi Kandidat
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
Tampil Makin Ikonik, Honda Monkey Dapat Warna dan Motif Jok Baru
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
5 Drama Korea Rating Tertinggi Sepanjang Juni 2026
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Trailer The Ninth Jedi Perkenalkan Mantan Jedi Misterius sebagai Antagonis
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Chelsea Kejar Granit Xhaka Usai Tawaran Awal Ditolak Sunderland
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Dua Pemain Luar Mariners Cedera, Rodriguez dan Robles Keluar
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Argentina vs Cape Verde: Panggung Miami dan Dansa Senja Lionel Messi
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Indonesia-Tiongkok Percepat Proyek Twin Parks, Investasi Baru USD500 Juta
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB






