Infantino Bela Pemerintah AS Terkait Kontroversi Visa Piala Dunia 2026
Presiden FIFA Gianni Infantino membela pemerintah Amerika Serikat terkait kontroversi visa dan imigrasi menjelang laga pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca.
Ia meminta semua pihak untuk bersikap tenang dalam menghadapi situasi tersebut.
>>> Portugal Kalahkan Nigeria 2-1 dalam Laga Uji Coba di Leiria
Gelombang protes muncul setelah wasit asal Somalia, Omar Artan, ditolak masuk ke AS sehingga kehilangan kesempatan memimpin pertandingan.
Penyerang Irak Aymen Hussein juga sempat diinterogasi berjam-jam di bandara Chicago sebelum diizinkan masuk.
Delegasi dan suporter Iran menghadapi pembatalan tiket oleh otoritas AS.
Tim nasional Iran bahkan terpaksa memindahkan markas latihan ke Meksiko dan diwajibkan keluar-masuk wilayah AS dalam waktu 24 jam setiap kali bertanding.
Pernyataan Kontroversial Infantino
Menanggapi rentetan insiden tersebut, Infantino menyatakan FIFA tidak memiliki kendali penuh atas kebijakan hukum sebuah negara.
"Just, you know, chill, relax," kata Infantino dalam konferensi pers di Stadion Azteca menjelang pertandingan pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan.
Pernyataan itu memicu kritik karena dianggap tidak memberikan dukungan moril kepada Omar Artan yang telah dipulangkan ke Mogadishu.
Infantino menegaskan kembali posisi FIFA dalam menghadapi regulasi ketat pemerintah setempat. "But again, we don't control everything," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sikap tenang diperlukan dalam menyikapi dinamika yang terjadi di lapangan.
Ketika disindir mengenai intervensi FIFA di masa lalu, Infantino membandingkannya dengan rencana penyelenggaraan Piala Dunia Wanita 2035 di Inggris Raya.
"Would you find it normal that Fifa would dictate to the British government who to let in the country and who not to let in the country?"
tanyanya.
Update Terbaru
Sinopsis Drama Jepang Human Vapor, Perburuan Kriminal yang Bisa Berubah Jadi Uap
Jumat / 03-07-2026, 16:11 WIB
Jurnalis Ungkap Sentralisasi Kekuasaan di Masa Kedua Trump
Jumat / 03-07-2026, 16:11 WIB
Algeria Hadapi Swiss di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:06 WIB
Kebakaran Hutan di Colorado Paksa Pembatalan Kembang Api 4 Juli
Jumat / 03-07-2026, 16:06 WIB
Dodgers Hadapi Padres dalam Empat Pertandingan di Dodger Stadium
Jumat / 03-07-2026, 16:01 WIB
Saham Meta Melonjak Hampir 9% Usai Rencana Masuk Pasar Cloud Computing
Jumat / 03-07-2026, 16:01 WIB
Investigasi Ungkap Kesenjangan Rasial dalam Penanganan Nyeri Persalinan
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berlangsung, 30 Persen Area Terkendali
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Wanita Tunagrahita di Jombang Tewas Dianiaya Kakak karena Bumbu Pecel
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Tapir Nyasar di Mesuji Lampung Disembelih Warga, 4 Orang Ditangkap
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Komandan IRGC Iran Muncul Pertama Kali Jelang Pemakaman Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Kanada Mulai Salurkan Bantuan Belanja Bulanan yang Ditingkatkan
Jumat / 03-07-2026, 15:57 WIB
OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda
Jumat / 03-07-2026, 15:56 WIB
NHM Peduli Hibahkan Alat USG Jantung Anak ke RSUD Tobelo
Jumat / 03-07-2026, 15:56 WIB






