IHSG Melonjak 404 Poin di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
"Namun, kami tidak melakukan akumulasi secara agresif.
>>> Pemerintah Salurkan Gaji ke-13 ASN 2026 Sebesar Rp15,2 Triliun
Strategi yang kami terapkan adalah tactical asset allocation secara bertahap, dengan fokus pada saham-saham yang mampu memberikan dividen yield stabil," kata Budi.
Langkah penataan alokasi aset dilakukan secara dinamis mengacu pada batas target Arahan Investasi serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Kami melakukan rebalancing portofolio secara berkala. Di satu sisi, kami memanfaatkan momentum koreksi untuk masuk secara selektif pada saham-saham berfundamental kuat," tuturnya.
Langkah mitigasi risiko volatilitas juga diterapkan dengan menempatkan dana pada instrumen pendapatan tetap yang menawarkan yield kompetitif.
"Secara keseluruhan, porsi saham dijaga tetap proporsional dan berada dalam tingkat risiko yang dapat ditoleransi," kata dia.
Faktor Risk Premium dan Strategi Portofolio
CEO Pinnacle Investment Guntur Putra berpandangan lain mengenai koreksi pasar saham tanah air.
Menurutnya, koreksi dipicu oleh peningkatan risk premium, bukan sekadar masalah valuasi semata.
Guntur menilai prediktabilitas struktural dan konsistensi kebijakan menjadi poin utama yang dicari oleh para pelaku pasar saat menghadapi volatilitas yang tinggi.
"Dari sisi pengelolaan portofolio, kami tidak mengambil pendekatan ekstrem dengan sepenuhnya keluar dari pasar maupun secara agresif melakukan akumulasi," kata Guntur.
Pinnacle Investment condong menerapkan pendekatan defensif dan selektif dalam menyikapi peluang pada saham berfundamental kuat dengan valuasi menarik.
"Namun kami belum melihat kondisi yang mendukung untuk melakukan pembelian secara luas di seluruh sektor dengan penerapan strategi kuantitatif, fokus kami adalah pemilihan strategi portofolio secara sistematis," ucapnya.
Pihaknya menegaskan pergerakan portofolio didasarkan pada analisis kuantitatif dan fundamental, bukan sekadar mengikuti arus modal asing.
"Jika koreksi pasar terus berlanjut dan valuasi semakin menarik, kami siap meningkatkan eksposur secara bertahap.
>>> ANTM Bagikan Dividen Tunai Rp 5,05 Triliun, Yield 7,63%
Namun untuk saat ini, menjaga disiplin investasi, tingkat likuiditas, manajemen risiko, dan fleksibilitas portofolio tetap menjadi prioritas utama," kata Guntur.
Update Terbaru
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Xbox Dikabarkan Uji Fitur Digitalisasi Koleksi Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Drama Spesial Live-Action Tezuka Osamu no Sensō Rilis Trailer, Tambah Pemeran, Tayang 12 Agustus
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Rangers Rekrut Bjorkstrand, Veleno, dan Korpisalo di Awal Bursa Bebas NHL
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Amazon Rilis Serial Prequel Legally Blonde 'Elle' di Prime Video
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Riley Gaines dan MyKayla Skinner Ajak Simone Biles Bergabung dalam Perjuangan Olahraga Wanita
Kamis / 02-07-2026, 03:31 WIB
Marcus Willis Kembali ke Wimbledon, 10 Tahun Usai Hadapi Federer
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
National Lottery Umumkan Nomor Pemenang Lotto dan Thunderball Terbaru
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
Daftar UMR 2026 Seluruh Provinsi dan Kota Besar di Indonesia
Kamis / 02-07-2026, 03:29 WIB
Google One 2026: Panduan Lengkap Fitur, Harga, dan Tips Memaksimalkannya
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Layar Android Auto 11 Inci Ini Mungkin Berlebihan, tapi Harganya Fantastis
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Indonesia Siapkan 39 Bandara Baru untuk Perkuat Konektivitas
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB






