FIFA Ubah Format Seremoni Sebelum Pertandingan Piala Dunia 2026
FIFA memperkenalkan format baru untuk seremoni sebelum pertandingan pada Piala Dunia 2026.
Seluruh pemain yang masuk daftar skuad pertandingan, termasuk pemain cadangan, akan berdiri bersama di sekitar lingkar tengah lapangan saat lagu kebangsaan dimainkan.
>>> Tiga Negara Siapkan Seremoni Pembukaan Berbeda di Piala Dunia 2026
Perubahan ini menjadi bagian dari rangkaian pembaruan yang disiapkan FIFA untuk Piala Dunia 2026. Dalam format baru tersebut, para pemain tidak lagi hanya berbaris berdasarkan susunan starter.
FIFA juga menyiapkan sejumlah elemen tambahan dalam seremoni pembukaan pertandingan. Termasuk penggunaan bendera negara berukuran besar serta jalur masuk khusus yang ditempatkan di dekat terowongan pemain.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari sejumlah inovasi yang sebelumnya diperkenalkan FIFA pada Piala Dunia Antarklub tahun lalu di Amerika Serikat.
Saat itu, FIFA mengadopsi konsep ala NBA dengan memperkenalkan para pemain satu per satu ketika keluar dari terowongan menuju lapangan.
Format tersebut tidak akan diterapkan pada Piala Dunia 2026. Sebagai gantinya, para pemain akan memasuki lapangan bersama anak-anak pendamping sebelum mengambil posisi di sekitar lingkar tengah.
Menurut FIFA, tujuan utama dari konsep baru ini adalah memberikan pengalaman visual yang lebih baik bagi seluruh penonton di stadion.
Dengan susunan pemain yang mengelilingi area tengah lapangan, seluruh sisi tribune diharapkan dapat menikmati prosesi dengan sudut pandang yang lebih merata.
Ritual Tradisional Tetap Dipertahankan
Kendati ada perubahan pada seremoni awal, sejumlah ritual tradisional sebelum pertandingan tetap dipertahankan.
Setelah lagu kebangsaan selesai diputar, kedua tim akan melanjutkan rangkaian kegiatan yang selama ini sudah menjadi bagian dari pertandingan internasional.
>>> Toprak Razgatlioglu Siap Uji Coba Sirkuit Balaton Park dengan Motor MotoGP
Update Terbaru
Kubu Reza Gladys Sebut Aksi Rieke Diah Pitaloka Bela Nikita Mirzani Langgar Konstitusi
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
Bentrokan Penggerebekan Narkoba di Katingan, Satu Polisi Gugur
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
147 Federasi Buruh Bersatu Tuntut UU Ketenagakerjaan Berkeadilan
Jumat / 03-07-2026, 06:57 WIB
Menteri Ekraf Dorong Brand Lokal Go Global Lewat Jakarta X Beauty 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Lima Browser Eropa Tawarkan Alternatif Privasi dan Kedaulatan Data
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Cara Memahami Standing Instruction Bansos dan Jadwal Pencairan KKS Mandiri 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:52 WIB
Sekai Project Rilis Visual Novel Jewelry Hearts Academia di Barat
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Kyle Lowry Resmi Pensiun Bersama Toronto Raptors
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Film Kompilasi Maebashi Witches Emoemories: Blooming Witches Tayang 23 Oktober di Jepang
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Sepanjang Musim 24
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Jack Smith Bicara Ancaman Dakwaan Federal di MS NOW
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
California Selatan Perketat Aturan Kembang Api Akibat Risiko Kebakaran
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Trump Debuts Pesawat Air Force One Renovasi Rp6,4 Triliun, Perpustakaan Palsu Jadi Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Penumpang Gelisah Paksa Pendaratan Darurat Pesawat United Express
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB






