IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Tertekan Ketidakpastian Domestik dan Global
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026. Tekanan jual masih membayangi pasar modal domestik di tengah ketidakpastian yang tinggi.
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (4/6/2026), IHSG tercatat turun 1,70 persen ke posisi 5.839,78.
>>> PT Mayora Indah Tbk Targetkan Laba Bersih Tumbuh 17,3% Tahun Ini
Indeks sempat menyentuh level terendah intraday di 5.644.
Pelemahan IHSG diperparah oleh merosotnya nilai tukar rupiah sebesar 0,46 persen menjadi Rp 18.049 per dolar AS.
Posisi tersebut merupakan penutupan terburuk rupiah sepanjang sejarah.
Tekanan Jual Berlanjut
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menyebutkan bahwa tekanan jual berlanjut dari perdagangan sebelumnya.
Hal ini dipicu oleh maraknya rumor di pasar domestik yang menekan kepercayaan investor.
Selain faktor dalam negeri, bursa Asia juga melemah akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi itu mendorong kenaikan harga minyak dunia dan memicu kekhawatiran inflasi baru.
>>> Memahami Makna Ikhlas Beramal Lewat Teks Khutbah Jumat
Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pelebaran histogram negatif. Stochastic RSI juga mengonfirmasi sinyal penurunan dengan membentuk death cross di area pivot.
Alrich memproyeksikan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Indeks diperkirakan menguji area support di rentang 5.700 hingga 5.800.
Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menambahkan bahwa pergerakan IHSG turut dipengaruhi oleh penyesuaian portofolio global.
Hal ini dapat memengaruhi aliran dana pasif asing.
Penyesuaian tersebut terkait dengan rencana rebalancing indeks global FTSE Russell yang efektif pada 22 Juni 2026.
>>> Perjuangan Tio Pakusadewo Melawan Komplikasi Penyakit di Ruang Rawat
Untuk perdagangan hari ini, Nafan memperkirakan support IHSG di level 5.733 dan 5.602, serta resistance di 5.944 dan 6.075.
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






