Efisienkan BUMN, 42 Anak Usaha Pupuk Indonesia Resmi Ditutup Bertahap hingga 2027
Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama Danantara memulai langkah besar merampingkan struktur PT Pupuk Indonesia (Persero). Sebanyak 42 anak usaha akan ditutup secara bertahap hingga tahun 2027.
Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara, Dony Oskaria, menetapkan target efisiensi ambisius. Jumlah entitas dalam grup Pupuk Indonesia akan dikurangi secara signifikan.
>>> OPPO Find X9 Usung Baterai 7025 mAh, Ini Alasan Flagship Baru OPPO Layak Dilirik
Rencana Pengurangan Entitas
Grup Pupuk Indonesia saat ini memiliki 57 entitas usaha. Target akhir pada 2027 hanya menyisakan 15 perusahaan inti.
Pada tahun 2026, jumlah perusahaan ditargetkan berkurang menjadi 17 entitas. Sebanyak 40 anak usaha dijadwalkan selesai dipangkas pada periode tahun ini.
Langkah penyederhanaan ini diharapkan memperkuat fokus bisnis dan efektivitas operasional. Dony menegaskan struktur yang lebih ramping membuat manajemen lebih gesit dalam pengambilan keputusan strategis.
Transformasi Bisnis dan Fokus Utama
Restrukturisasi tidak hanya memangkas jumlah perusahaan, tetapi juga menata ulang portofolio bisnis. Pupuk Indonesia akan mengonsentrasikan kekuatan pada tiga pilar bisnis utama yang terintegrasi.
Tiga lini bisnis tersebut meliputi sektor Agrichemical, Industrial Chemical, dan pengembangan Clean Ammonia. Ketiga sektor ini dianggap sebagai motor penggerak masa depan perusahaan di industri petrokimia global.
Selain itu, dibentuk entitas khusus Feedstock Co. yang mengelola pasokan bahan baku strategis dan rantai pasok.
Kehadiran sub-holding spesifik mempermudah pengembangan setiap lini bisnis agar lebih terarah dan berkelanjutan.
>>> Peabo Bryson, Penyanyi Lagu 'A Whole New World', Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun
Peningkatan Daya Saing dan Sinergi Grup
Dony Oskaria telah mengadakan pertemuan intensif dengan jajaran Direksi Pupuk Indonesia untuk membahas percepatan penataan.
Update Terbaru
LiSA Rilis Vinyl Eksklusif Rayakan 15 Tahun Karier pada 26 Agustus
Minggu / 05-07-2026, 01:43 WIB
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







