Pelanggaran Hak Pekerja Meningkat di 72% Negara, AS dan Prancis Masuk Daftar Buruk
International Trade Union Confederation (ITUC) mengungkapkan bahwa pelanggaran hak pekerja meningkat di 72% dari 151 negara yang disurvei.
Laporan itu dirilis pada Senin (1/6/2026).
>>> Prancis Umumkan Skuad Piala Dunia 2026: Camavinga dan Kolo Muani Dicoret
Menurut ITUC, pihak berwenang di sekitar 50% negara menangkap atau menahan pekerja tahun lalu.
Hak untuk mogok dilanggar di 87% negara, sementara hak perundingan kolektif dibatasi di 80% negara.
AS dan Prancis dalam Daftar Pantauan
Amerika Serikat masuk dalam daftar pantauan ITUC dengan peringkat empat untuk pelanggaran hak secara sistemik.
Peringkat Prancis turun menjadi tiga dari dua, meskipun secara historis memiliki serikat pekerja yang kuat.
Sekretaris Jenderal ITUC Luc Triangle mengatakan krisis hak pekerja tidak lagi terbatas pada pinggiran, tetapi berada di jantung demokrasi.
>>> Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026 usai Hajar Myanmar
Eropa dan AS mencatat peringkat rata-rata terburuk sejak indeks dimulai pada 2014.
Negara Terburuk dan Pengawasan Digital
Argentina dan Panama masuk dalam 10 negara terburuk dalam hal hak pekerja. Mereka bergabung dengan Belarusia, Ekuador, Mesir, Eswatini, Myanmar, Nigeria, Tunisia, dan Turki.
Laporan itu mengecam peningkatan penggunaan pengawasan digital untuk memantau dan mengintimidasi karyawan.
ITUC juga mengecam apa yang disebut sebagai kudeta miliarder yang didukung pemimpin sayap kanan dan otoriter untuk membatalkan hak demi keuntungan.
>>> Pemain Liga Ekuador Cedera Lutut Parah Usai Ditabrak Mobil Medis
Triangle menambahkan bahwa pemerintah gagal melindungi pekerja dan secara aktif melemahkan mereka. ITUC telah menyusun indeks tahunan sejak 2014 berdasarkan konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO).
Update Terbaru
Unair Buka Suara soal Dosen Digaji Rp2,6 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 12:13 WIB
Sharp Target Penjualan Naik 20 Persen Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026
Sabtu / 04-07-2026, 12:12 WIB
Verena Siow Pimpin SAP Asia Pacific, Fokus Percepatan AI dan Cloud
Sabtu / 04-07-2026, 12:12 WIB
Banyak Warga Swiss Tinggalkan Gereja Demi Hindari Pajak
Sabtu / 04-07-2026, 12:07 WIB
5 Zodiak Paling Tenang saat Situasi Genting, Jago Hadapi Tekanan
Sabtu / 04-07-2026, 12:07 WIB
Amazon Prime Day 2026: Diskon Smartphone, Laptop, dan Elektronik
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
Promo Alfamart Back to School: Alat Tulis Diskon hingga 50 Persen
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
Kolombia Singkirkan Ghana 1-0, Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Diamankan
Sabtu / 04-07-2026, 12:01 WIB
Lebih dari 500.000 Orang Hadiri Kaboom Town di Addison Rayakan 250 Tahun AS
Sabtu / 04-07-2026, 12:01 WIB
Peringatan Badai dan Banjir Bandang di Otoe dan Williamson County
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Dave Roberts Pastikan Ohtani Tak Akan Melempar di All-Star Game
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
16 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Trump Kunjungi Mount Rushmore, Ahli Tegaskan Tak Bisa Tambah Wajah Baru
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB






