AS Perketat Bandara dan Bangun Fasilitas Medis di Kenya Cegah Ebola
Pemerintah Amerika Serikat memperketat kedatangan di bandara domestik dan berencana membangun fasilitas medis di Kenya untuk mencegah masuknya wabah Ebola dari Republik Demokratik Kongo (DRC).
Langkah ini diambil seiring memburuknya situasi epidemi di Afrika Tengah.
>>> EA Sports Resmi Hadirkan Lisensi Timnas Brasil di FC Mobile
Bandara Internasional John F. Kennedy di New York ditambahkan ke dalam daftar lokasi pemeriksaan kesehatan khusus.
"Kita tidak bisa dan tidak akan membiarkan satu pun kasus Ebola memasuki Amerika Serikat," tegas Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam rapat kabinet.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS memberlakukan aturan Title 42 selama minimal 30 hari.
Kebijakan ini membatasi masuknya warga non-AS yang sempat berada di Kongo, Uganda, atau Sudan Selatan dalam 21 hari terakhir.
Fasilitas Medis di Kenya
AS juga mendirikan fasilitas medis mutakhir di Kenya untuk menangani spektrum Penyakit Virus Ebola bagi warga negaranya yang terpapar namun belum bergejala.
Proyek ini melibatkan Kementerian Luar Negeri AS, Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, serta Pentagon.
"Fasilitas ini dirancang untuk memberikan akses ke perawatan berkualitas tinggi bagi warga Amerika yang perlu segera keluar dari DRC dan menjalani karantina tanpa risiko transportasi yang lama kembali ke AS," ujar seorang pejabat.
Rencana memindahkan tempat karantina ke luar negeri ini memicu kritik tajam dari para pakar kesehatan.
Kebijakan tersebut dinilai mengabaikan jaringan rumah sakit khusus di dalam negeri yang siap menangani Ebola.
"Salah satu hal yang saya temukan sangat menyinggung secara naluriah tentang sikap administrasi saat ini adalah mereka pada dasarnya mengatakan, jika Anda adalah warga Amerika yang terinfeksi, kami tidak mendukung Anda; Anda tidak diterima di negara Anda sendiri," kata Konyndyk kepada CNN.
Update Terbaru
FIFA Temukan 89 Ribu Cacian di Piala Dunia 2026, Naik 13 Kali Lipat
Kamis / 02-07-2026, 00:21 WIB
Babak I: RD Kongo Cetak Gol Cepat, Inggris Tertinggal 0-1
Kamis / 02-07-2026, 00:21 WIB
My Neighbor Totoro Kembali ke Bioskop AS untuk Lima Malam di Bulan Juli
Kamis / 02-07-2026, 00:21 WIB
Sony Konfirmasi Produksi Cakram Game PlayStation Berakhir pada 2028
Kamis / 02-07-2026, 00:21 WIB
My Hero Academia in Concert Rilis Video Perdana Jelang Tur Dunia Musim Gugur
Kamis / 02-07-2026, 00:20 WIB
Oblivion Remastered di Switch 2 Dikonfirmasi 1080p/30 FPS dengan DLSS
Kamis / 02-07-2026, 00:20 WIB
Sony Hentikan Produksi Cakram Fisik untuk Game Baru Mulai 2028
Kamis / 02-07-2026, 00:20 WIB
Bintik Merah Kecil di Luar Angkasa Ternyata Bintang Lubang Hitam Tersembunyi
Kamis / 02-07-2026, 00:20 WIB
Mantan Tentara AS Divonis Mencuri MRE Senilai Rp17 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik untuk Multitasking di 2026
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Dikabarkan Meluncur September
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
Samsung Bocorkan Tanggal Peluncuran Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
Fakta Mengejutkan tentang Kupu-Kupu yang Mengubah Cara Pandang Anda
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB
Ilmuwan Akhirnya Ungkap Alasan Nyamuk Lebih Suka Menggigit Orang Tertentu
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB






