Pengusaha Bus Siapkan Penyesuaian Tarif Tiket hingga 40 Persen
Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) mengisyaratkan rencana penyesuaian harga tiket bus dalam waktu dekat.
Langkah ini dipicu oleh lonjakan biaya perawatan menyusul melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
>>> BYD Tempuh Jalur Hukum untuk Pertahankan Merek Denza di Indonesia
Kenaikan harga suku cadang impor kian menekan keberlangsungan operasional para pemilik perusahaan otobus (PO).
Ketua Umum IPOMI Kurnia Lesani Adnan menjelaskan bahwa harga oli pelumas naik signifikan, dari Rp 7,2 juta menjadi Rp 9,5 juta.
Selain itu, harga komponen ban juga dipastikan melonjak sekitar 20 persen pada bulan ini.
"Hari ini maintenance cost kita naik karena oli pelumas saja bulan lalu naik dari Rp 7,2 juta sudah jadi Rp 9,5 juta," ucap Kurnia Lesani Adnan di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Penyesuaian tarif sebesar 30 persen hingga 40 persen disiapkan sebagai langkah antisipasi.
Hal ini juga untuk menghadapi potensi kebijakan pemerintah jika menaikkan harga BBM subsidi ke Rp 9.000 atau Rp 10.000.
"Before BBM naik pun, kami sudah harus menyesuaikan. Hitungan saya sementara, kurang lebih 30 sampai 40 persen kita disesuaikan," kata Sani.
>>> BYD Tanggapi Bocoran Harga M6 DM, Bukan Harga Resmi
Saat ini operasional PO bus masih terbantu oleh stok lama dari distributor suku cadang.
Namun, kenaikan harga tidak bisa dihindari lagi apabila persediaan komponen tersebut habis di pasaran.
"Kami bisa beroperasi sekarang, tapi kalau tidak ada penyesuaian (tarif), kami tidak bisa merawat armada kami nanti," tutur Sani.
Di sisi lain, pengusaha angkutan darat juga dihadapkan pada akumulasi kenaikan tarif tol di beberapa ruas jalan serta rencana kenaikan PPN.
Alokasi untuk biaya tol dan BBM merupakan komponen pengeluaran langsung terbesar yang menyerap sekitar 40-45 persen dari total uang jalan.
Menanggapi situasi tersebut, Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali menyatakan pihaknya terpaksa melakukan langkah survival logis.
"Kita turunkan operasional. Misalkan dari 20 unit diringkas menjadi 15 atau 12 unit per agen.
>>> iCar V23 Hadir sebagai SUV Listrik Retro-Modern untuk Pria Mapan
Itu cara survival kami yang paling logis," ujar Anthony.
Update Terbaru
LG Kenalkan Smart Home AI ala Korea di Indonesia, Gandeng Minho SHINee
Rabu / 01-07-2026, 13:15 WIB
Koleksi Merchandise Disney F1 Ini Bikin Saya yang Bukan Penggemar Balap pun Tertarik
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Niall Horan Hadiri Wimbledon 2026 Bersama Kekasih, Bicara Kesuksesan Album Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Bracket Knockout Piala Dunia 2026 Ditentukan, 32 Tim Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
Dodgers Panggil Wyatt Mills, Designate Jonathan Hernandez
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
BMW Luncurkan X5 Generasi Kelima dengan Lima Pilihan Drivetrain
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
PERURI Pamerkan Inovasi Limbah Jadi Paving Block di Sunda Karsa Fest KKJ 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
Kemenperin: Penguatan HGBT Jadi Penopang Industri Nasional
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
Syarat Terjadinya Integrasi Sosial di Masyarakat Menurut Ahli
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
Cara Cepat Dapat Saldo DANA 10 Dolar Lewat Aplikasi Puzzle Seru 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB






