Karyawan Dipecat Hapus 96 Database Pemerintah AS Milik Opexus
Opexus, perusahaan teknologi penyedia perangkat lunak untuk pemerintah Amerika Serikat, kehilangan puluhan database penting akibat kelalaian dalam proses pemecatan karyawan.
Tim IT perusahaan lupa mencabut hak akses sistem milik dua pekerja yang baru diberhentikan. Dalam hitungan menit, mantan karyawan tersebut melenyapkan aset digital milik negara.
>>> Kekuasaan dalam Infrastruktur Digital: Ancaman Tersembunyi bagi Kedaulatan Indonesia
Pelaku adalah saudara kembar bernama Muneeb Akhter dan Sohaib Akhter, berusia 34 tahun.
Keduanya memiliki rekam jejak kriminal penipuan siber pada 2015, tetapi tetap lolos seleksi kerja di Opexus pada 2023 dan 2024.
Kronologi Sabotase
Kasus ini bermula pada 18 Februari 2025 ketika manajemen mengetahui masa lalu si kembar. Opexus melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak melalui rapat virtual di Microsoft Teams.
Rapat berakhir pukul 16.50. Lima menit kemudian, Sohaib menyadari akses VPN dan akun Windows miliknya telah diblokir.
Namun, tim IT melewatkan akun Muneeb dan membiarkan hak aksesnya tetap aktif.
Muneeb masuk ke database pemerintah AS pada pukul 16.56, lalu mengunci akun pengguna lain.
Dua menit kemudian, ia menghapus database Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menggunakan perintah khusus.
Pada pukul 16.59, Muneeb menggunakan alat kecerdasan buatan untuk mencari cara menghapus jejak aktivitas digitalnya dari server SQL.
>>> Tren PHK akibat AI Masih Berlanjut, Meta Rumahkan 8.000 Pegawai
Dalam satu jam, 96 database informasi sensitif berhasil dilenyapkan.
Muneeb juga mengambil 1.805 dokumen komisi kesetaraan kerja serta data informasi pajak milik 450 orang.
Bukti Rekaman dan Proses Hukum
Aksi ini terungkap karena pelaku lupa mematikan fungsi rekaman. Selama peretasan, si kembar berkomunikasi dan berdebat mengenai rencana memeras klien perusahaan.
Percakapan terekam karena mereka merekam sesi rapat pemecatan di Microsoft Teams dan tidak menghentikannya.
Transkrip pembicaraan disita pemerintah dan menjadi bukti utama di pengadilan. Tiga minggu setelah kejadian, agen FBI melakukan penggerebekan di rumah pelaku.
Muneeb menandatangani kesepakatan pembelaan pada April 2026, meski kemudian berusaha membatalkannya.
Sohaib memilih tidak mengaku bersalah, namun juri menyatakannya bersalah awal bulan ini. Ia terjerat pasal konspirasi penipuan komputer dan kepemilikan senjata api ilegal.
>>> PLN Bagikan Cara Cek Alat Elektronik Paling Boros Listrik Pakai Kode 09
Manajemen Opexus mengakui adanya kelalaian total dalam prosedur pemeriksaan latar belakang karyawan dan kesalahan penanganan dalam proses pemutusan hubungan kerja.
Update Terbaru
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






