Harga BBM 14 April 2026 masih stabil, tarif Pertamina, Shell, BP, dan Vivo belum berubah
jalan tol-wurliburli/pixabay-
Harga BBM BP-AKR Belum Berubah
Jaringan SPBU BP-AKR juga mempertahankan tarif BBM sejak penyesuaian sebelumnya. Hingga kini belum ada perubahan harga baru.
- BP 92 (RON 92): Rp12.390 per liter
- BP Ultimate (RON 95): Rp12.500 per liter
- BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp14.620 per liter
Harga tersebut masih mengikuti tren penyesuaian awal Maret.
Vivo Energy Ikuti Tren Stabil
Hal serupa terjadi pada Vivo Energy Indonesia yang belum melakukan perubahan harga sejak awal Maret 2026.
- Revvo 92 (RON 92): Rp12.390 per liter
- Revvo 95 (RON 95): Rp12.930 per liter
- Diesel Primus Plus (CN 51): Rp14.610 per liter
Seluruh produk BBM Vivo masih berada di kisaran harga yang sama hingga pertengahan April.
Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah
Secara nasional, harga BBM Pertamina menunjukkan variasi antarwilayah, meski tetap mengacu pada kebijakan yang sama sejak Maret.
Wilayah Sumatera
- Pertalite: Rp10.000
- Pertamax: Rp12.600–Rp12.900
- Pertamax Turbo: Rp13.350–Rp13.650
- Biosolar: Rp6.800
- Dexlite: Rp14.500–Rp14.800
- Pertamina Dex: Rp14.800–Rp15.100
Beberapa wilayah seperti Batam dan Sabang memiliki harga lebih rendah karena status kawasan perdagangan bebas.
Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
- Pertalite: Rp10.000
- Pertamax: Rp12.300–Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.100–Rp13.350
- Biosolar: Rp6.800
- Dexlite: Rp14.200–Rp14.500
- Pertamina Dex: Rp14.500–Rp14.800
Wilayah ini menjadi acuan harga nasional dengan perbedaan tipis antarprovinsi.
Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua
- Pertalite: Rp10.000
- Pertamax: Rp12.600–Rp12.900
- Pertamax Turbo: Rp13.350–Rp13.650
- Biosolar: Rp6.800
- Dexlite: Rp14.500–Rp14.800
- Pertamina Dex: hingga Rp15.100
Distribusi dan biaya logistik memengaruhi perbedaan harga di kawasan timur Indonesia.
Harga BBM Berpotensi Berubah
Meskipun saat ini harga BBM masih stabil, pemerintah dan operator energi terus memantau perkembangan harga minyak dunia. Penyesuaian tarif dapat dilakukan sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.
Untuk saat ini, Pertalite dan Biosolar tetap berada pada level Rp10.000 dan Rp6.800 per liter, sementara BBM non-subsidi masih bertahan sesuai penyesuaian terakhir.