Ustaz Diikat Warga di Gardu Desa Pisang Sambo, Dedi Mulyadi Ungkap Pemicu Sebenarnya
Video yang memperlihatkan seorang pria berinisial AP diikat di sebuah gardu di Desa Pisang Sambo, Kabupaten Karawang, sempat memicu kehebohan di media sosial. Sosok tersebut diketahui merupakan seorang ustaz yang menjadi sasaran amuk warga setelah diteriaki sebagai pencuri.
Informasi awal yang beredar menyebutkan pria itu diduga tertangkap saat mencuri sepeda motor atau hasil pertanian milik warga. Dugaan tersebut membuat banyak warganet menilai peristiwa itu sebagai aksi penangkapan maling oleh masyarakat.
Namun penelusuran lebih lanjut yang turut dibahas Kang Dedi Mulyadi bersama perangkat desa, aparat keamanan, dan pihak keluarga menunjukkan fakta berbeda.
Laporan Awal Disebut Tidak Sesuai Fakta
Keterangan awal kepada aparat berasal dari laporan warga yang menyebutkan adanya pencuri yang diamankan masyarakat. Informasi tersebut bahkan disertai permintaan agar polisi segera datang karena warga sudah berkumpul di lokasi.
Dalam proses klarifikasi yang dilakukan setelah kejadian, tidak ditemukan bukti adanya aksi pencurian seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Situasi itu membuat aparat kemudian menelusuri latar belakang sebenarnya dari keributan yang terjadi di desa tersebut.
Pengakuan Hubungan Pribadi Picu Emosi Keluarga
Dari hasil penelusuran, peristiwa itu bermula ketika AP diminta datang oleh suami seorang perempuan bernama Umi. Ia diajak datang dengan alasan untuk berpamitan karena keluarga disebut akan kembali ke Singapura.
Namun setibanya di lokasi, AP justru dihadapkan pada keluarga perempuan tersebut dan dimintai penjelasan mengenai dugaan hubungan khusus dengan Umi.
Dalam percakapan yang terjadi saat itu, AP mengakui hubungan tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Pengakuan itu memicu kemarahan pihak keluarga hingga suasana menjadi tidak terkendali.
Teriakan “Maling” Picu Kerumunan Warga
Ketegangan memuncak ketika AP mencoba meninggalkan lokasi. Dalam situasi tersebut muncul teriakan “maling” yang membuat warga sekitar berdatangan dan mengepung pria tersebut.
Kerumunan warga kemudian membawa AP ke gardu desa dan mengikatnya sebelum akhirnya aparat keamanan datang ke lokasi.
Petugas Bhabinkamtibmas yang tiba di tempat kejadian segera berupaya mengevakuasi AP dari kepungan massa yang semakin emosional.
Baca juga: Jaksa Wira Arizona Tangani Kasus Videografer Amsal Sitepu di Karo
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







