Teks Khutbah Jumat, 3 April 2026: Mempersiapkan Bekal Menuju Kematian Jadi Pengingat Kehidupan Dunia Hanya Sementara
masjid-pixabay-
Kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap makhluk hidup. Tidak ada seorang pun yang mampu menghindarinya, sehingga manusia dituntut untuk mempersiapkan bekal terbaik selama hidup di dunia.
Dalam khutbah Jumat bertema Mempersiapkan Bekal Menuju Kematian, KH DR A Bahrul Hikam, Lc, MA mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan sementara sebelum manusia kembali kepada kehidupan akhirat yang kekal.
Kematian adalah Keniscayaan bagi Setiap Makhluk
Al-Qur’an menegaskan bahwa setiap jiwa pasti akan mengalami kematian. Allah SWT berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُون
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kami kamu dikembalikan." (QS Al-Anbiya: 35).
Ayat tersebut mengingatkan bahwa kematian dapat datang kapan saja tanpa diketahui waktu maupun tempatnya. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk selalu mempersiapkan diri agar meninggal dalam keadaan diridhai Allah SWT.
Rasulullah SAW juga mengingatkan umatnya agar sering mengingat kematian sebagai pengingat kehidupan dunia yang sementara.
أَكْثِرُوا مِنْ ذِكْرِ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ
"Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian." (HR Tirmidzi dan An-Nasa’i).
Tiga Bekal Penting Menghadapi Kematian
Dalam khutbah tersebut disampaikan setidaknya tiga bekal penting yang perlu dipersiapkan seorang Muslim sebelum menghadapi kematian.
1. Memperbanyak Amal Saleh
Allah SWT menciptakan kehidupan dan kematian sebagai ujian bagi manusia untuk mengetahui siapa yang paling baik amalnya.
الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ
"Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya." (QS Al-Mulk: 2).
Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa saat seseorang meninggal, hanya amal yang akan tetap menyertainya di alam kubur.
يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثَةٌ: أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ، وَيَبْقَى وَاحِدٌ
"Tiga hal mengikuti mayat: keluarganya, hartanya, dan amalnya. Dua akan kembali, sedangkan yang tersisa hanyalah amalnya." (HR Bukhari dan Muslim).
Amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten meskipun terlihat kecil.
Baca juga: Jadwal Bioskop Trans TV 1 – 5 April 2026