Siapa Panji Sukma? Musisi dan Penulis Solo Terseret Dugaan Kasus Pelecehan Seksual
Siapa Panji Sukma? Musisi dan Penulis Solo Terseret Dugaan Kasus Pelecehan Seksual
Nama Panji Sukma mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret sosok penulis sekaligus musisi asal Karanganyar, Jawa Tengah tersebut.
Perbincangan itu dipicu oleh unggahan seorang pengguna X dengan akun @tmptmengeluhku yang mengaku menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang tokoh sastra sekaligus musisi dari Solo.
Pengakuan Korban di Media Sosial
Dalam unggahannya, pemilik akun menyampaikan permintaan bantuan kepada dokter Tirta melalui kolom balasan di platform X pada 11 Februari 2026.
Ia menyebut mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh sosok yang dikenal sebagai penulis dan musisi di wilayah Solo.
“Dokter tirta, izin reply. Aku reply krn udah di langkah putus asa bgt. Aku gabisa dm. Dok, aku ngalamin kekerasan seksual yang dilakukan oleh tokoh sastrawan dan musisi Solo,” tulis akun tersebut.
Korban menjelaskan bahwa awalnya ia ingin belajar menulis sastra karena mengetahui pelaku memiliki reputasi dan pengalaman di bidang tersebut.
Namun seiring waktu, hubungan tersebut disebut berubah menjadi situasi yang membuat korban mengalami pelecehan seksual.
Korban Mengaku Alami Trauma Berat
Korban juga mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berdampak besar pada kondisi mentalnya.
Dalam salah satu unggahannya, ia mengaku sempat berada pada titik putus asa hingga hampir mengakhiri hidupnya pada Desember 2025.
“Kesadaran itu membuatku nyaris bunuh diri, di 13 Desember 2025, di kamar kosku dan aku akhirnya ramai-ramai diselamatkan oleh tetangga kos dan pemilik kos,” tulisnya.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perhatian publik di media sosial.
Penerbit Mojok Buku Hentikan Kerja Sama
Meningkatnya sorotan publik turut memicu respons dari pihak penerbit yang sebelumnya bekerja sama dengan Panji Sukma.
Melalui pernyataan resmi di media sosial, Mojok Buku menyatakan menghentikan kerja sama dengan penulis tersebut serta menyampaikan dukungan kepada korban.
Penerbit itu juga menegaskan sikapnya dalam mendukung pihak yang mengaku mengalami kekerasan.
Baca juga: Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 30 Maret – 5 April 2026
Update Terbaru
Bupati Bogor Lepas 271 Jamaah Haji Kloter 21 di Masjid Nurul Wathon
Sabtu / 16-05-2026, 04:05 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 – 24 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 04:00 WIB
Chery Siap Luncurkan Mobil Listrik Q di Indonesia pada 18 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:41 WIB
Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular Berbasis Masyarakat
Sabtu / 16-05-2026, 03:22 WIB
BYD Indonesia Luncurkan Varian Baru Atto 1 STD, Harga Mulai Rp199 Juta
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Google Perbarui Android Auto dengan Integrasi AI Gemini pada 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Review Suzuki Satria Pro: Bebek Sport Modern dengan Fitur Konektivitas
Sabtu / 16-05-2026, 03:17 WIB
Potensi Pendapatan Game Penghasil Saldo DANA Tembus Rp545.000 Per Hari
Sabtu / 16-05-2026, 03:16 WIB
Penjualan Honda di China Anjlok 48 Persen pada April 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:14 WIB
Pemprov DKI Gelar Jakarta Job Fair 2026 di Jakarta Utara, Buka Ribuan Lowongan
Sabtu / 16-05-2026, 03:09 WIB
Kemensos Perbarui Data Penerima Bansos Mei 2026, 11 Ribu KPM Dicoret
Sabtu / 16-05-2026, 03:08 WIB
Jadwal Tayang Classroom of the Elite Season 4 Episode 6 dan Sinopsis Terbaru
Sabtu / 16-05-2026, 02:51 WIB
Hugh Jackman Bintangi The Sheep Detectives, Tayang di Bioskop Indonesia 15 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 02:40 WIB






