Jejak Digital SPPG Pangauban Milik Hendrik Irawan, Dana MBG Pernah Hilang Rp1 Miliar
Hendrik-Instagram-
Sosok Hendrik Irawan kembali menjadi perhatian publik setelah video dirinya berjoget di area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, beredar luas di media sosial.
Di balik sorotan tersebut, jejak digital mengenai operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lokasi itu ikut kembali dibicarakan, termasuk insiden hilangnya dana hingga Rp1 miliar.
Dana MBG Sempat Hilang dalam Transaksi Digital
Insiden itu bermula saat Kepala SPPG Pangauban, Mochamad Cakra Aji Saputra, hendak melakukan transaksi melalui layanan digital milik salah satu bank BUMN dengan akun nasabah bisnis.
Saat mengakses platform tersebut, muncul pemberitahuan yang meminta pengguna mengganti kata sandi akun.
Cakra tidak langsung mengikuti instruksi tersebut dan terlebih dahulu mencoba memastikan keabsahan pemberitahuan dengan menghubungi layanan live chat resmi milik bank.
Pelaku Menyamar sebagai Pihak Bank
Tidak lama setelah itu, ia menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas bank.
Melalui percakapan tersebut, penelepon mengirimkan tautan yang disebut sebagai halaman resmi untuk mengganti kata sandi.
Karena mengira komunikasi tersebut berasal dari pihak bank, Cakra mengikuti arahan yang diberikan dan mengakses tautan yang dikirimkan.
Saldo SPPG Tersisa Rp12 Juta
Kecurigaan muncul setelah penelepon meminta agar komunikasi dilanjutkan kembali pada hari berikutnya, namun nomor tersebut sudah tidak dapat dihubungi.
Saat melakukan pengecekan saldo rekening operasional SPPG, Cakra mendapati dana yang tersisa hanya sekitar Rp12 juta.
Sebelumnya, saldo rekening tersebut tercatat mencapai sekitar Rp1 miliar yang merupakan dana operasional program MBG.
Baca juga: Apa Itu WhatsApp Business Scoped User ID? Benarkah Dimulai Bulan Juni 2026?