close ads x

Bandung Lautan Api Jadi Simbol Perlawanan Rakyat, Diperingati Setiap 24 Maret

Bandung Lautan Api Jadi Simbol Perlawanan Rakyat, Diperingati Setiap 24 Maret

Bandung--

Peringatan Bandung Lautan Api setiap 24 Maret menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan.

Peristiwa ini merekam keberanian serta pengorbanan besar warga Bandung yang memilih meninggalkan kota demi mencegah kembalinya kekuasaan kolonial.

Situasi Bandung Pasca Kemerdekaan



Setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, kondisi keamanan di berbagai wilayah Indonesia masih belum stabil.

Bandung menjadi salah satu kota yang mengalami ketegangan akibat kedatangan pasukan Sekutu yang diboncengi NICA dengan misi mengembalikan kekuasaan Belanda.

Kehadiran pasukan tersebut memicu resistensi dari rakyat dan pejuang Indonesia yang bertekad mempertahankan kemerdekaan.

Ultimatum Sekutu dan Meningkatnya Konflik


Pada Oktober 1945, Sekutu mulai memasuki Bandung dengan alasan melucuti tentara Jepang.

Namun situasi berkembang menjadi konflik terbuka karena keberadaan mereka justru memperkuat upaya Belanda untuk kembali berkuasa.

  • 21 November 1945: Sekutu mengeluarkan ultimatum agar pejuang meninggalkan Bandung Selatan
  • Perintah tersebut ditolak oleh pihak Indonesia
  • Pertempuran sengit pun tidak terhindarkan

Meski perlawanan terus berlangsung, tekanan militer dari Sekutu semakin besar dan sulit dibendung.

Keputusan Membumihanguskan Kota

Kondisi memuncak pada 23 Maret 1946 saat Sekutu kembali mengeluarkan ultimatum yang lebih keras kepada seluruh warga Bandung untuk meninggalkan kota dalam waktu 24 jam.

Dalam situasi genting, para pemimpin perjuangan mengambil langkah strategis dengan mengosongkan kota sekaligus membumihanguskannya.

Keputusan tersebut dipimpin oleh A.H. Nasution yang saat itu menjabat sebagai Komandan Divisi III TRI.

  • Warga diminta meninggalkan Bandung demi keselamatan
  • Kota dibakar agar tidak dimanfaatkan musuh
  • Api melalap berbagai wilayah pada 23–24 Maret 1946

Api yang berkobar di berbagai penjuru kota menjadikan Bandung tampak seperti lautan api, yang kemudian menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia.

Baca juga: 5 Ide Kegiatan Libur Lebaran 2026 untuk Pererat Kebersamaan Keluarga

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya