Paris Project ID Disorot Usai Dugaan Pencatutan Brand Kuliner di Event Jogja
Mall di Jember--
Nama Paris Project ID tengah ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul dugaan pencatutan brand kuliner dalam sebuah acara di Yogyakarta.
Polemik ini mencuat usai sejumlah pelaku usaha mengaku tidak pernah terlibat, meski nama dan identitas brand mereka digunakan dalam event tersebut.
Keluhan Brand Kuliner Muncul di Media Sosial
Salah satu sorotan datang dari akun Threads milik pelaku usaha kuliner yang mengungkap adanya booth menggunakan identitas brand mereka tanpa izin.
Dalam keterangannya, pihak brand mengaku terkejut karena tidak pernah mendaftar atau berpartisipasi dalam acara tersebut.
Mereka juga menegaskan bahwa produk yang dijual di booth tersebut bukan berasal dari produksi resmi mereka.
Pernyataan itu sekaligus menjadi klarifikasi kepada konsumen agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait keaslian produk.
Brand Lain Sebut Tidak Terlibat
Isu serupa turut menyeret brand kuliner lain yang disebut-sebut ikut dicatut dalam acara tersebut.
- Pihak brand menyatakan tidak membuka booth di lokasi acara
- Tidak ada kerja sama resmi dengan penyelenggara
- Produk yang beredar diduga bukan dari tim resmi
Penjelasan tersebut disampaikan setelah adanya konfirmasi langsung dari konsumen kepada pihak brand.
Dalam responsnya, pihak brand menduga keterlibatan pihak ketiga seperti jastiper sebagai kemungkinan sumber kemunculan produk di lokasi acara.
Profil Paris Project ID
Paris Project ID dikenal sebagai penyelenggara acara yang berbasis di Semarang.
Nama ini sempat dikenal lewat sejumlah kegiatan bazar yang menyasar kalangan muda, termasuk event bertema kuliner dan gaya hidup.
Salah satu acara yang pernah digelar adalah Gen Z Market yang menghadirkan berbagai tenant populer dan sempat menarik perhatian publik.
Melalui kegiatan tersebut, Paris Project ID membangun citra sebagai penyelenggara event yang mengusung konsep kekinian.
Baca juga: Arsyad Albanjari Diduga Raup Puluhan Juta dari QRIS THR saat Lebaran 2026