Pencarian mengenai akhir musim hujan 2026 meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kondisi cuaca menjadi perhatian utama, terutama bagi masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan mudik.

Lebaran tahun ini diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026 berdasarkan perhitungan Muhammadiyah, sementara penetapan pemerintah kemungkinan dilakukan pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat. Pada periode tersebut, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam musim hujan.

Musim Hujan Masih Berlangsung hingga Maret

Berdasarkan pembaruan prediksi musim dari BMKG, mayoritas wilayah Indonesia diperkirakan masih mengalami musim hujan hingga akhir Maret 2026.

Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena La Nina lemah yang masih bertahan sejak awal tahun. Dampaknya, curah hujan di sejumlah daerah berpotensi lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.

Namun, fenomena tersebut diperkirakan mulai melemah pada Maret dan berakhir sekitar April 2026, menandai fase peralihan menuju musim kemarau.

Awal Kemarau Mulai Bertahap April 2026

Memasuki April 2026, sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia diprediksi mulai memasuki musim kemarau secara bertahap.

Wilayah yang lebih dulu mengalami peralihan antara lain sebagian Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian Kalimantan dan Sulawesi.

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026. BMKG juga mengingatkan potensi kemunculan El Nino pada pertengahan tahun yang dapat memicu kondisi lebih kering dan panas.

Prakiraan Cuaca Selama Mudik Lebaran

Selama Maret 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Pada periode 1–10 Maret, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di banyak wilayah. Memasuki periode 11–20 Maret hingga akhir bulan, hujan masih berpotensi turun dengan peningkatan intensitas di sejumlah daerah.