Lenny Marlina Tanu Jadi Korban Penipuan Online Ratusan Juta, Sindikat Ternyata Beroperasi dari Lapas Binjai
Lenny-Instagram-
CEO Excuisite Media Group, Lenny Marlina Tanu, menjadi korban penipuan online yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Aksi tersebut diketahui dilakukan oleh jaringan pelaku yang beroperasi dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Peristiwa itu bermula pada 5 Maret 2026 ketika Lenny menerima pesan WhatsApp disertai panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai temannya berinisial GJ.
Lenny mengenal sosok tersebut sejak sekitar dua dekade lalu sehingga tidak menaruh kecurigaan pada awal komunikasi.
Modus Jual Beli Raket Padel Edisi Terbatas
Dalam percakapan itu, GJ mengaku sedang menjalankan bisnis penjualan raket padel edisi terbatas.
Ia kemudian meminta bantuan Lenny untuk menjadi perantara dalam transaksi dengan seorang calon pembeli.
Pelaku menjelaskan bahwa ada pihak yang ingin membeli raket tersebut dan meminta Lenny menalangi dana sementara sebelum transaksi dinyatakan selesai.
Untuk meyakinkan korban, pelaku berkali-kali melakukan panggilan telepon serta mengirimkan bukti transfer yang terlihat seolah-olah pembeli sudah mengirimkan pembayaran.
Dengan alasan transaksi harus segera diselesaikan, pelaku terus mendesak agar Lenny segera mentransfer dana dalam jumlah besar.
Korban Transfer Dana Hingga Ratusan Juta
Tekanan komunikasi yang terus-menerus membuat Lenny akhirnya melakukan beberapa kali transfer uang.
Total dana yang terkirim mencapai ratusan juta rupiah sebelum korban menyadari adanya kejanggalan dalam transaksi tersebut.
Belakangan Lenny menyimpulkan bahwa dirinya kemungkinan mengalami manipulasi psikologis melalui komunikasi telepon sehingga tidak sempat menelaah situasi secara jernih.
Pelacakan Mengarah ke Sumatera Utara
Setelah menyadari menjadi korban penipuan, Lenny segera melakukan penelusuran terhadap identitas pelaku dengan bantuan seorang rekannya.
Sebelumnya pelaku mengaku berada di wilayah Jakarta Utara.
Namun hasil pelacakan menunjukkan bahwa sumber komunikasi justru berasal dari Binjai, Sumatera Utara.
Pada hari yang sama, Lenny juga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Grogol untuk pembuatan Berita Acara Pemeriksaan.
Korban Terbang dari Bali ke Medan
Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Lenny kemudian melakukan perjalanan dari Bali menuju Medan pada Sabtu.
Perjalanan ditempuh sekitar tujuh jam menggunakan pesawat, kemudian dilanjutkan dua jam perjalanan darat menuju wilayah tujuan di Sumatera Utara.
Setibanya di Medan, ia menginap satu malam di hotel sebelum melanjutkan penelusuran pada hari berikutnya.
Baca juga: Om Polos Kritik Klaim Cokelat Premium dalam Review Hampers Aurel Hermansyah