Tren Busana Lebaran 2026 Didominasi Gaya Melayu dengan Warna Lembut
tren baju lebaran 2026--
Hari Raya Idul Fitri tidak hanya menjadi penanda berakhirnya ibadah Ramadan, tetapi juga momen penting untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga serta kerabat.
Tradisi mengenakan busana baru saat Lebaran pun terus berkembang setiap tahun. Pada 2026, tren busana muslim untuk Hari Raya disebut didominasi oleh gaya Melayu dengan palet warna yang lebih lembut.
Warna Lembut Lebih Digemari
Victor Yap selaku Commercial Director Zalora Indonesia menjelaskan bahwa preferensi warna busana Lebaran di Indonesia cenderung berbeda dibandingkan beberapa negara lain di kawasan Asia Tenggara.
"Di Indonesia permainan warna masih populer, tidak mengikuti negara lain. Di Malaysia lebih ke vibrant color, sementara Indonesia lebih soft color," kata Victor Yap dalam acara di Bottega Ristorante Jakarta, Senin (2/3).
Menurutnya, warna-warna lembut tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena dinilai memberikan kesan elegan sekaligus nyaman dikenakan saat perayaan Lebaran.
Desainer Lokal Tampilkan Koleksi Raya
Sejumlah label fesyen lokal turut menampilkan koleksi busana Lebaran dalam peragaan busana Zaloraya 2026 bertajuk The Glam Fashion Show.
Beberapa desainer yang berpartisipasi dalam acara tersebut antara lain Ria Miranda, ZM by Zaskia Mecca, Intresse, serta Kamilaa by Itang Yunasz.
Koleksi yang ditampilkan menggambarkan tren busana Raya 2026 yang elegan dan kontemporer. Siluet modest yang longgar dipadukan dengan sentuhan tailoring modern serta layering yang menjadi aksen utama.
Perpaduan Modest Fashion dan Brand Global
Peragaan busana tersebut juga menjadi ajang kolaborasi antara desainer modest fashion Indonesia dengan berbagai brand global yang menjadi mitra.
Melalui satu panggung runway yang terpadu, koleksi yang ditampilkan menghadirkan perpaduan gaya yang modern namun tetap mempertahankan karakter busana muslim yang sopan dan elegan.