Apa Itu Bintang Berekor Ramadhan? Benarkah Picu Isu Dukhan dan Dajjal, Ini Penjelasan Ulama
bintang-pixabay-
Kemunculan cahaya berekor di langit yang terekam dalam sejumlah video media sosial memicu beragam tafsir di tengah masyarakat. Peristiwa yang terjadi saat bulan Ramadhan itu bahkan dikaitkan dengan tanda-tanda kiamat seperti dukhan hingga kemunculan Dajjal.
Rekaman yang beredar luas, termasuk dari akun Instagram @kabarmakkah, memperlihatkan kilatan cahaya menyerupai komet atau meteor melintas di langit malam. Narasi yang menyertai unggahan tersebut menyebutnya sebagai pertanda peristiwa besar di akhir zaman.
Hadits yang Beredar Jadi Sorotan
Bersamaan dengan viralnya video itu, muncul pula potongan riwayat yang berbunyi, “Bintang berekor telah terbit. Aku khawatir dukhan telah muncul. Ini yang membuatku tidak bisa tidur hingga subuh.” Riwayat tersebut dinisbatkan kepada Hakim.
Selain itu, masyarakat juga kembali membicarakan hadits shahih tentang Dajjal yang akan diikuti 70.000 orang Yahudi dari Isfahan dengan mengenakan thayalisah, sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim.
Penggabungan dua riwayat tersebut dalam narasi media sosial membuat sebagian orang meyakini bahwa fenomena langit yang terlihat baru-baru ini memiliki kaitan langsung dengan tanda besar kiamat.
Penegasan Ustadz Khalid Basalamah
Dalam penjelasan yang beredar melalui rekaman kajian, Ustadz Khalid Basalamah menegaskan bahwa riwayat tentang bintang berekor yang dikaitkan dengan dukhan tidak dapat dijadikan sandaran. Ia menyebut para ulama menilai hadits tersebut tidak sahih bahkan tergolong palsu.
Menurutnya, menghubungkan fenomena astronomi yang lazim terjadi dengan peristiwa besar akhir zaman tanpa dasar dalil yang kuat merupakan sikap yang keliru. Ia mengingatkan umat Islam agar tidak mudah terpancing kabar viral yang belum jelas validitasnya.
Ia juga menekankan pentingnya merujuk pada penjelasan ulama yang kredibel sebelum menyimpulkan sesuatu yang berkaitan dengan aqidah.
Baca juga: MASIH Anget! Baca Secret Class Chapter 299 300 SUb indo ENglish Raw Bahasa Indonesia